
Sekjen PBB serukan perdamaian pada peringatan satu tahun konflik Gaza

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan pidato dalam upacara pembukaan Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB (United Nations General Assembly/UNGA) ke-79 di markas besar PBB di New York pada 24 September 2024. (Xinhua/Li Rui)
Memperingati satu tahun konflik Gaza, yang meletus pada 7 Oktober 2023, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres dalam pesannya menyerukan perdamaian di Timur Tengah.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Memperingati satu tahun konflik Gaza, yang meletus pada 7 Oktober 2023, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam pesannya pada Senin (7/10) menyerukan perdamaian di Timur Tengah."Hari ini menandai satu tahun sejak peristiwa mengerikan pada 7 Oktober ketika Hamas melancarkan serangan teror skala besar ke Israel yang menewaskan lebih dari 1.250 warga Israel dan warga negara asing, termasuk anak-anak dan perempuan," kata Guterres dalam pesan video tersebut. "Lebih dari 250 orang diculik dan dibawa ke Gaza, termasuk banyak perempuan dan anak-anak.""Ini merupakan hari bagi komunitas global untuk mengulangi dengan suara lantang kecaman kita terhadap tindakan keji Hamas, termasuk penyanderaan," ujar kepala PBB itu, sembari menyatakan solidaritasnya terhadap para korban dan orang-orang yang mereka kasihi serta menuntut pembebasan semua sandera dengan segera dan tanpa syarat.Guterres mengungkapkan bahwa sejak 7 Oktober 2023, "gelombang kekerasan dan pertumpahan darah yang mengerikan telah meletus," dan perang yang mengikutinya "terus menghancurkan kehidupan dan menimbulkan penderitaan kemanusiaan yang mendalam bagi warga Palestina di Gaza, dan sekarang rakyat Lebanon.""Ini saatnya membebaskan para sandera. Saatnya membungkam senjata. Saatnya menghentikan penderitaan yang telah melanda kawasan ini. Waktunya untuk perdamaian, hukum internasional, dan keadilan," ujarnya, seraya menambahkan bahwa PBB berkomitmen penuh untuk mencapai tujuan-tujuan ini."Dan janganlah kita pernah berhenti berupaya untuk mencapai solusi yang berkelanjutan bagi konflik, sehingga Israel, Palestina, dan semua negara lain di kawasan ini pada akhirnya dapat hidup dengan damai dan bermartabat serta saling menghormati satu sama lain," ujar Guterres.Dalam sebuah pesan terpisah untuk memperingati satu tahun sejak serangan pada 7 Oktober 2023, Presiden Majelis Umum PBB Philemon Yang menekankan perlunya "gencatan senjata sesegera mungkin, pembebasan semua sandera segera dan tanpa syarat, serta kembali berdialog dengan tujuan untuk menemukan solusi diplomatik atas konflik di kawasan ini.""Sekali lagi saya tegaskan bahwa penderitaan manusia harus diakhiri, dan harus berakhir sekarang juga," ujarnya."Tidak ada perdamaian berkelanjutan yang dapat dicapai secara militer," ujar Yang. "Hanya dengan solusi dua negara, berdasarkan Piagam PBB, hukum internasional, dan resolusi-resolusi PBB terkait, yang dapat menjamin perdamaian dan keamanan yang langgeng bagi rakyat Israel dan Palestina, dan bahkan bagi seluruh kawasan ini."Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Raja Yordania tegaskan kembali penolakan terhadap upaya pemisahan Tepi Barat dan Jalur Gaza
Indonesia
•
08 Jan 2024

China kecam kolusi terang-terangan pejabat AS dengan perusuh anti-China
Indonesia
•
07 Feb 2024

Biaya serangan AS ke Iran tembus 11,3 miliar molar dalam 6 hari
Indonesia
•
12 Mar 2026

Tajuk Xinhua: Modernisasi China jadi pokok utama dalam laporan kongres CPC
Indonesia
•
20 Oct 2022


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
