
Menlu Rusia: Remiliterisasi Jepang ancam stabilitas Asia-Pasifik

Para peserta membunyikan Lonceng Perdamaian dalam upacara peringatan 80 tahun tragedi bom atom di Hiroshima, Jepang, pada 6 Agustus 2025. (Xinhua/Jia Haocheng)
Kebijakan Jepang soal percepatan remiliterisasi mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Kebijakan Jepang soal percepatan remiliterisasi mengancam perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia-Pasifik, demikian Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov memperingatkan pada Senin (2/2).
Dalam konferensi pers yang meninjau hasil diplomasi Rusia sepanjang 2025, Lavrov mengatakan bahwa langkah-langkah Jepang untuk mencabut batasan pasifisme konstitusional, meningkatkan belanja militer, memperluas kemampuan militer ofensif, dan memperdalam kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat serta sekutunya membahayakan stabilitas Asia-Pasifik dan mengikis kepercayaan terhadap Tokyo di seluruh kawasan tersebut.
Dia menyatakan bahwa Rusia dan China akan terus menegakkan kebenaran historis tentang Perang Dunia II dan bersama-sama menentang upaya untuk memalsukan sejarah dan merehabilitasi kebijakan balas dendam militeristik.
Sang menlu menekankan bahwa Jepang harus belajar dari masa lalunya dan sepenuhnya menjauhkan diri dari kebijakan kriminal pertengahan abad ke-20, yang telah menimbulkan penderitaan bagi masyarakat di seluruh dunia dan Jepang sendiri.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UE gagal sepakati bantuan keuangan senilai 50 miliar euro untuk Ukraina
Indonesia
•
16 Dec 2023

Pernyataan Trump membingungkan soal kapan perang AS di Iran berakhir
Indonesia
•
12 Mar 2026

Bom bunuh diri di Masjid Peshawar Pakistan tewaskan 56 orang
Indonesia
•
05 Mar 2022

Cendekiawan: Pembuangan air limbah nuklir Jepang "pengkhianatan" terhadap kepercayaan Pasifik
Indonesia
•
29 Aug 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
