
Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan

Gambar berikut ini menunjukkan logo World Athletics. (Xinhua)
Atlet transgender tidak dapat mengikuti pertandingan kategori perempuan di ajang olahraga internasional.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Menyusul kebijakan Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) yang melarang atlet transgender mengikuti pertandingan kategori perempuan, seorang juru bicara World Athletics menyatakan dukungan terhadap aturan baru IOC tersebut, seraya menegaskan bahwa "gender tidak dapat mengungguli biologi."
"Kami telah memimpin dalam melindungi olahraga perempuan selama satu dekade terakhir. Menarik dan mempertahankan lebih banyak anak perempuan dan wanita dalam olahraga membutuhkan arena bertanding yang adil dan setara, di mana tidak ada hambatan biologis yang tak terlihat. Ini berarti gender tidak dapat mengungguli biologi. Pendekatan yang konsisten di seluruh cabang olahraga merupakan hal yang baik," ujar juru bicara tersebut dalam surel yang dikirimkan kepada Xinhua pada Kamis (26/3), hari yang sama ketika IOC mengumumkan kebijakan baru yang membatasi kelayakan untuk kategori perempuan pada Olimpiade atau ajang IOC lainnya hanya bagi perempuan biologis.
Kebijakan tersebut, yang disetujui oleh Dewan Eksekutif IOC, akan mulai berlaku sejak Olimpiade Los Angeles 2028 dan tidak bersifat retroaktif. Kebijakan ini mencakup seluruh pertandingan kategori perempuan, termasuk cabang olahraga perorangan dan beregu.
IOC mendorong Federasi Internasional (International Federation/IF) dan badan pengatur olahraga lainnya untuk mengadopsi kebijakan tersebut saat menerapkan aturan kelayakan untuk ajang IOC.
World Athletics termasuk di antara IF yang telah mengadopsi pengujian genetik, menjelang Kejuaraan Dunia 2025 pada September lalu di Tokyo, untuk memastikan jenis kelamin biologis atlet, dengan tujuan memperkuat keadilan dan transparansi dalam kompetisi perempuan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Serangan mematikan Israel di Tepi Barat tuai kritik internasional
Indonesia
•
04 Jul 2023

Studi: Anak-anak lahir setelah bencana alam berisiko lebih tinggi alami depresi
Indonesia
•
24 Sep 2022

Forum Peradaban Kuno digelar di Baghdad
Indonesia
•
05 Dec 2022

65.000 warga Gaza terbunuh dalam agresi Israel
Indonesia
•
21 Sep 2025


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
