
Mesir pimpin perundingan daftar tahanan asal Palestina dalam kesepakatan gencatan senjata Gaza

Foto dari udara yang diabadikan pada 5 November 2022 ini memperlihatkan pemandangan Sharm El-Sheikh di Mesir. (Xinhua/Sui Xiankai)
Mesir memimpin negosiasi terperinci mengenai daftar tahanan asal Palestina yang diusulkan untuk dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran sandera dan gencatan senjata di Gaza yang kemungkinan bakal tercapai.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Mesir memimpin negosiasi terperinci mengenai daftar tahanan asal Palestina yang diusulkan untuk dibebaskan dari penjara Israel sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran sandera dan gencatan senjata di Gaza yang kemungkinan bakal tercapai, seperti dilansir stasiun televisi Al Qahera News, yang terafiliasi dengan pemerintah Mesir, pada Selasa (7/10).Perundingan tidak langsung antara Hamas dan Israel, yang kini memasuki hari kedua, di Sharm el-Sheikh, sebuah kota resor di tepi Laut Merah, telah memasuki tahap yang berfokus pada pembahasan tuntutan spesifik Hamas, kata saluran berita tersebut, mengutip sumber-sumber Mesir.Daftar dari Hamas mencakup sejumlah tokoh terkemuka, seperti Marwan Barghouti, Ahmad Sa'adat, Hassan Salameh, dan Abbas al-Sayed, lapor Al Qahera. Hamas telah menyatakan bersedia membebaskan semua warga Israel yang disandera, termasuk sandera yang masih hidup maupun jenazah sandera yang telah tewas.Masalah utama dalam negosiasi ini adalah tuntutan Hamas tentang mekanisme yang jelas untuk implementasi rencana perdamaian 20 poin yang didukung Amerika Serikat (AS) serta jaminan bahwa Israel tidak akan melanjutkan operasi militer di Gaza setelah kesepakatan tercapai, ungkap sumber-sumber Mesir.Mesir sedang memperkuat upaya diplomatiknya demi menuntaskan kesepakatan dan menetapkan protokol implementasi kesepakatan tersebut. Delegasi dari Qatar, Turkiye, dan AS diperkirakan akan ikut serta dalam perundingan tersebut.Konflik Hamas-Israel meletus pada 7 Oktober 2023, ketika serangan besar-besaran Hamas di Israel selatan menyebabkan sekitar 1.200 orang tewas dan sekitar 250 lainnya disandera. Sejak itu, respons Israel telah menyebabkan krisis kemanusiaan yang buruk di Gaza, dengan otoritas kesehatan setempat melaporkan lebih dari 67.000 warga Palestina tewas dalam berbagai operasi militer Israel.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Exit Poll: Partai Konservatif CDU/CSU unggul dalam Pemilu Federal Jerman
Indonesia
•
25 Feb 2025

COVID-19 – Polisi Belanda tembaki demonstran
Indonesia
•
22 Nov 2021

Israel konfirmasi serang Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon, "salah klasifikasi" karena cuaca
Indonesia
•
18 Nov 2025

China desak AS hentikan politisasi penelusuran asal-usul COVID-19
Indonesia
•
21 May 2025


Berita Terbaru

Negara-Negara UE sepakat jatuhkan sanksi terhadap pemukim Israel
Indonesia
•
12 May 2026

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026
