Tim ilmuwan China ungkap mekanisme imun antitumor baru

Sejumlah staf mendiskusikan rencana pengobatan di Rumah Sakit Tumor Wuwei Gansu di Wuwei, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua/Lyu Shuai)
Methotrexate menghasilkan efek imun antitumor dengan menghambat ENPP1, enzim yang tersebar luas di berbagai jaringan dan sel tubuh manusia.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti China menemukan fungsi pengaktifan imun, yang sebelumnya belum pernah dilaporkan, dari methotrexate, sebuah obat imunosupresif klasik, sehingga memberikan landasan teoretis untuk kombinasi penggunaannya dengan imunoterapi dan radioterapi tumor dalam praktik klinis.Temuan ini telah dipublikasikan secara daring di jurnal Science Translational Medicine.Meskipun kemajuan signifikan dalam imunoterapi tumor telah tercapai dalam beberapa tahun terakhir, tantangan resistansi obat sebelum, selama, dan setelah pengobatan tetap ada.Dalam studi ini, tim peneliti mengungkapkan peran methotrexate dalam mengaktifkan kekebalan tubuh yang sebelumnya belum diketahui di lingkungan mikro tumor, jelas Zheng Mingyue, penulis korespondensi (corresponding author) makalah sekaligus peneliti di Institut Studi Tingkat Lanjut Hangzhou (Hangzhou Institute for Advanced Study) yang berada di bawah naungan Universitas Akademi Ilmu Pengetahuan China (University of Chinese Academy of Sciences).Tim peneliti tersebut mengembangkan algoritma baru yang memprediksi bahwa methotrexate menghasilkan efek imun antitumor dengan menghambat ENPP1, enzim yang tersebar luas di berbagai jaringan dan sel tubuh manusia.Penelitian ini menunjukkan bahwa pengobatan methotrexate dosis rendah tidak hanya secara signifikan meningkatkan efikasi imunoterapi dan radioterapi antitumor pada model tikus, tetapi juga memiliki peran sinergis serupa dalam uji klinis awal.Menurut hasil penelitian, pengobatan methotrexate dapat meningkatkan efikasi radioterapi dan membantu mengatasi resistansi obat pada tumor terhadap terapi blokade titik kontrol imun.Temuan ini memberikan dasar teoretis untuk menggabungkan methotrexate dengan radioterapi atau imunoterapi, kata Zheng, seraya menambahkan bahwa temuan ini juga membuka jalan bagi strategi pengembangan obat antitumor baru dan memiliki nilai translasi klinis yang signifikan.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

OpenAI luncurkan peramban baru Atlas, tantang dominasi Google secara langsung
Indonesia
•
28 Oct 2025

Gula di otak dapat kurangi efektivitas obat antijamur
Indonesia
•
15 Jan 2024

Peneliti BRIN ungkap Pulau Sumba dihuni manusia sejak 2.800 tahun silam
Indonesia
•
21 Jul 2024

Ilmuwan Rusia kembangkan perangkat lunak yang manfaatkan panas buangan panel surya untuk desalinasi
Indonesia
•
29 Nov 2025
Berita Terbaru

Deforestasi dan perubahan pemanfaatan lahan intensifkan gelombang panas global
Indonesia
•
29 Jan 2026

Batu bergagang berusia 70.000 tahun ditemukan, mitos keterlambatan teknologi Asia Timur terpatahkan
Indonesia
•
29 Jan 2026

Palem nyabah di ujung tanduk, BRIN amankan ‘cetak biru genetik’ untuk selamatkan warisan Bali
Indonesia
•
28 Jan 2026

Hingga akhir 2025, stasiun pemancar 5G di China tembus 4,83 juta unit
Indonesia
•
28 Jan 2026
