
Lindungi anak, China tindak mikrodrama bermuatan konten tak pantas

Foto tanpa keterangan tanggal ini menunjukkan lokasi syuting mikrodrama (micro drama) di Shanghai International Short Video Center di Shanghai, China timur. (Xinhua)
Mikrodrama merupakan bentuk hiburan audiovisual daring yang umumnya berdurasi pendek, ringkas, serta beralur cepat, dan berkembang pesat di media sosial China.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China menolak konten yang tidak pantas dalam serial video mikrodrama (micro drama) yang menampilkan anak-anak, dengan menyoroti alur cerita yang sengaja menggambarkan anak-anak sebagai sosok yang licik atau penuh tipu daya untuk menciptakan konflik dramatis, maupun alur cerita yang berpusat pada intrik politik atau perundungan di sekolah, dan lain sebagainya.Dalam pemberitahuan terbarunya, Administrasi Radio dan Televisi Nasional (National Radio and Television Administration/NRTA) China mengimbau para pembuat konten untuk tidak membuat mikrodrama anak-anak "bernuansa dewasa" atau terlalu berorientasi pada hiburan.Mikrodrama merupakan bentuk hiburan audiovisual daring yang sedang berkembang (emerging). Drama jenis ini umumnya berdurasi pendek, ringkas, serta beralur cepat, dan berkembang pesat di media sosial China.Belakangan ini, berbagai platform internet berlomba-lomba membuat mikrodrama yang menampilkan anak-anak ‘menggemaskan’ sebagai protagonis atau memberikan porsi tayang yang semakin besar bagi karakter anak-anak, yang telah menjadi ‘formula blockbuster’.Dalam pemberitahuan tersebut, NRTA meminta pembuat konten tidak membuat konten yang vulgar, tidak logis, atau tidak pantas secara kognitif dengan kedok humor.NRTA juga melarang promosi ketenaran anak-anak atau gagasan bahwa penampilan adalah segalanya, serta praktik-praktik yang mendorong keluarga untuk membayar biaya pelatihan aktor yang tinggi.Selain itu, aktor anak-anak tidak boleh bekerja berlebihan atau dilibatkan dalam adegan kekerasan, menegangkan, atau emosional yang terlalu kompleks dan melampaui kapasitas mental mereka, kata NRTA.Seorang pejabat NRTA mengatakan langkah ini bertujuan meningkatkan perlindungan bagi anak di bawah umur terhadap praktik-praktik tidak pantas yang dapat mengganggu perkembangan fisik dan mental mereka.Maraknya karya-karya yang berfokus pada anak-anak telah memperkaya genre mikrodrama, menginovasi gaya naratif, dan menampilkan hubungan keluarga kontemporer, kata NRTA.Meski demikian, para ahli sudah sejak lama memperingatkan tekanan tinggi yang dihadapi oleh aktor anak-anak saat bekerja dalam mikrodrama yang beralur cepat, serta isu-isu baru terkait norma industri dan perlindungan anak.Langkah terbaru NRTA tersebut sesuai dengan peraturan tahun 2019 yang secara eksplisit menyatakan anak di bawah umur yang berpartisipasi dalam program televisi harus mengenakan busana yang sesuai, dan melarang anak di bawah umur membahas topik-topik seperti ketenaran, kekayaan, atau cinta romantis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Yordania umumkan penemuan situs arkeologi berusia 9.000 tahun
Indonesia
•
23 Feb 2022

Gaya hidup rendah karbon kian diminati kalangan anak muda China
Indonesia
•
23 Apr 2024

Mengunjungi pabrik tua yang disulap jadi objek wisata populer di China tengah
Indonesia
•
08 Aug 2023

Rumania keluarkan peringatan terkait gelombang panas ekstrem dan cuaca buruk
Indonesia
•
23 Aug 2024


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
