
Diplomat: Kerja sama Indonesia-China contoh sukses Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra

Zhou Kan, Kuasa Usaha (Chargé d'Affaires) Kedutaan Besar China untuk Indonesia, berpidato pada seminar yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang digelar di Jakarta pada Rabu (25/10). (Xinhua/Xu Qin)
Nilai perdagangan Indonesia-China meningkat tiga kali lipat dalam 10 tahun terakhir menjadi 150 miliar dolar AS pada tahun 2022, dan China menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia.
Jakarta (Xinhua) – Kerja sama Indonesia dan China yang semakin kuat dalam beberapa tahun terakhir dinilai sebagai contoh sukses keberhasilan dari Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road Initiative/BRI) yang kini telah berusia satu dekade. Kerja sama perdagangan, investasi, keuangan, pembangunan infrastruktur dan pergerakan masyarakat kedua negara telah berkembang pesat.Zhou Kan, Kuasa Usaha (Chargé d'Affaires) Kedutaan Besar China untuk Indonesia, dalam seminar yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), mengatakan Indonesia merupakan tempat yang penting dalam pembangunan bersama di bawah BRI."Selama 10 tahun terakhir, kedua negara terus mendalami sinergi strategis, terus memperbaiki mekanisme kerja sama, dan mendorong pencapaian hasil yang melimpah dalam berbagai bidang kerja sama, menjadikan kedua negara sebagai contoh keberhasilan kerja sama internasional Sabuk dan Jalur Sutra," ujarnya pada Rabu (25/10).Nilai perdagangan Indonesia-China meningkat tiga kali lipat dalam 10 tahun terakhir menjadi 150 miliar dolar AS pada tahun 2022, dan China menjadi mitra dagang terbesar bagi Indonesia, berdasarkan data yang dipaparkan Zhou. Hal ini didukung oleh kerja sama yang memungkinkan pengiriman barang dari dan menuju kedua negara menjadi semakin mudah, dan khususnya, produk-produk Indonesia juga semakin populer di China.
Zhou Kan, Kuasa Usaha (Chargé d'Affaires) Kedutaan Besar China untuk Indonesia, berpidato pada seminar yang diadakan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang digelar di Jakarta pada Rabu (25/10). (Xinhua/Xu Qin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita - Pengendalian tembakau di Indonesia hadapi tantangan berat
Indonesia
•
31 Jan 2024

Merkel berharap Hannover Messe tingkatkan ekonomi Jerman-Indonesia
Indonesia
•
13 Apr 2021

Presiden Jokowi hadiri resepsi pernikahan Pangeran Mateen
Indonesia
•
14 Jan 2024

Fokus Berita – Harga dan kualitas jadi alasan merek mobil China kian populer di Indonesia
Indonesia
•
04 Jan 2024


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
