Penelitian tunjukkan Olimpiade tetap jadi acara olahraga paling populer

Foto yang diabadikan pada 20 Februari 2022 ini menunjukkan upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 di National Stadium. (Xinhua/Xu Zijian)
Olimpiade Beijing 2022 menjadi Olimpiade Musim Dingin dengan tingkat interaksi atau engagement digital tertinggi dalam sejarah, dengan 2,01 miliar penonton, atau naik 5 persen dari Olimpiade PyeongChang 2018, menyaksikan siaran Olimpiade tersebut melalui platform digital dan televisi linier.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Penelitian dari Amerika Serikat menunjukkan bahwa Olimpiade masih terus menjadi ajang olahraga dan hiburan paling menarik di dunia, demikian diumumkan Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) pada Rabu (26/10).Publicis Sport & Entertainment, sebuah fasilitas independen di New York yang memonitor nilai merek (brand) dalam olahraga dan hiburan, melakukan survei pada Maret 2022 yang melibatkan lebih dari 28.000 orang berusia antara 13 dan 65 tahun di 16 negara dan kawasan.Temuan tersebut merupakan bagian dari survei konsumen, yang menunjukkan peningkatan nilai Olimpiade dibandingkan dengan penelitian yang dilakukan setelah Olimpiade Musim Dingin PyeongChang 2018 di Korea Selatan.Keberhasilan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022 memperluas audiens siaran global menjadi lebih dari 2 miliar orang, menurut penelitian Publicis.Media sosial Olimpiade membukukan 3,2 miliar keterlibatan atau interaksi (engagement) selama Beijing 2022, menjadikannya Olimpiade Musim Dingin yang paling banyak mencatatkan keterlibatan secara digital, kata IOC.
Seorang wisatawan berfoto di National Speed Skating Oval di Beijing pada 9 Juli 2022. (Xinhua/Ju Huanzong)
Olimpiade Musim Dingin
Jumlah penonton siaran global Olimpiade Musim Dingin Olimpiade Beijing 2022 mencapai lebih dari dua miliar orang, seperti diungkapkan Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Committee/IOC) pada Kamis (20/10).Menurut penelitian independen yang dilakukan atas nama IOC, Olimpiade Beijing 2022 menjadi Olimpiade Musim Dingin dengan tingkat interaksi atau engagement digital tertinggi dalam sejarah, dengan 2,01 miliar penonton, atau naik 5 persen dari Olimpiade PyeongChang 2018, menyaksikan siaran Olimpiade tersebut melalui platform digital dan televisi linier.Para penonton menyaksikan total 713 miliar menit liputan Olimpiade melalui saluran-saluran para mitra hak media Olimpiade. Sementara itu, media sosial Olimpiade juga mencapai 3,2 miliar engagement dan menarik lebih dari 11 juta pengikut (follower) baru di berbagai platform.Hampir separuh dari pemirsa yang disurvei mengatakan bahwa mereka ingin menyaksikan lebih banyak liputan Olimpiade di masa depan, sementara 57 persen responden berusia 13-19 tahun mengatakan mereka ingin menyaksikan lebih banyak liputan Olimpiade di tahun-tahun mendatang.
Kembang api menerangi langit malam dalam upacara penutupan Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022. (Xinhua/Zhang Yuwei)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

China perbaiki akses ke layanan kesehatan dasar di tingkat akar rumput
Indonesia
•
06 Dec 2023

PM: Singapura akan membebaskan hubungan seks antarpria
Indonesia
•
21 Aug 2022

Pakar serukan kerja sama kesehatan global untuk atasi risiko dan tantangan kesehatan
Indonesia
•
17 Jul 2024

COVID-19 – Arab Saudi minat vaksin setelah terjamin keamanannya
Indonesia
•
20 Oct 2020
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Mengenal komunitas Hakka Indonesia di Museum TMII
Indonesia
•
28 Jan 2026

Feature – Dracin buat kaum muda Indonesia makin akrab dengan Imlek
Indonesia
•
28 Jan 2026
