
OPEC+ pertahankan target ‘output’ minyak di tengah ketidakpastian pasar

Foto yang diabadikan pada 5 September 2022 ini menunjukkan kantor pusat Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) di Wina, Austria. (Xinhua/Wang Zhou)
Target output minyak OPEC+ tetap bertahan sesuai keputusan Oktober, karena "murni didorong oleh pertimbangan pasar dan kemudian dengan mempertimbangkan situasi yang diakui oleh para pelaku pasar sebagai tindakan yang diperlukan dan tepat untuk menstabilkan pasar minyak global."
Wina, Austria (Xinhua) – Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan para sekutunya, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, pada Ahad (4/12) sepakat untuk mempertahankan target output minyaknya di tengah merosotnya harga minyak mentah dan batas harga yang akan segera diterapkan oleh negara-negara Barat terhadap minyak Rusia.Menurut pernyataan yang dirilis setelah pertemuan tingkat menteri OPEC+ ke-34, aliansi produsen minyak tersebut memutuskan untuk kembali menetapkan keputusan yang diambil dalam pertemuan tingkat menteri sebelumnya yang digelar pada awal Oktober, yang menyatakan mereka sepakat memangkas produksi sebesar 2 juta barel per hari mulai November hingga akhir 2023.Pemangkasan produksi itu setara dengan sekitar 2 persen dari permintaan minyak global tahun ini.Dalam pernyataan yang dirilis pada Ahad, OPEC+ mempertahankan keputusannya terkait pemangkasan output pada Oktober, seraya mengatakan bahwa hal tersebut "murni didorong oleh pertimbangan pasar dan kemudian dengan mempertimbangkan situasi yang diakui oleh para pelaku pasar sebagai tindakan yang diperlukan dan tepat untuk menstabilkan pasar minyak global."
Papan informasi menampilkan daftar harga bahan bakar di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Los Angeles County, California, Amerika Serikat, pada 3 Oktober 2022. (Xinhua/Zeng Hui)
Sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Total Energies yang ditutup sementara terlihat di Paris, Prancis, pada 6 Oktober 2022. (Xinhua/Gao Jing)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

IMF sebut siap bantu rencana pemulihan utang Zimbabwe
Indonesia
•
11 Dec 2023

Sri Lanka dan IMF capai kesepakatan tingkat staf untuk pinjaman senilai 2,9 miliar dolar AS
Indonesia
•
03 Sep 2022

Ekspor-impor topang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022
Indonesia
•
24 Nov 2021

The Fed naikkan suku bunga 0,75 poin untuk kali keempat secara beruntun
Indonesia
•
03 Nov 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
