
OPEC ubah ramalan minyak dunia: 2026 melambat, 2027 justru melonjak

Foto yang diabadikan pada 30 November 2023 ini memperlihatkan kantor pusat Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) di Wina, Austria. (Xinhua/He Canling)
Wina, Austria (Xinhua/Indonesia Window) – Permintaan minyak dunia diperkirakan akan tumbuh sebesar 600.000 barel per hari (barrels per day/bpd) pada 2026 secara tahunan (year on year/yoy), lebih rendah dibandingkan perkiraan bulan lalu, demikian disampaikan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) pada Rabu (12/8).
OPEC menyampaikan perkiraan tersebut dalam laporan pasar minyak bulanan terbarunya. Dalam laporan sebelumnya pada Juli, organisasi tersebut memperkirakan pertumbuhan permintaan minyak dunia sebesar 800.000 barel per hari (yoy) untuk 2026.
Pasar Asia menjadi faktor utama penyebab revisi menurun tersebut. Menurut laporan itu, pertumbuhan tahunan untuk permintaan minyak di China, India, dan wilayah Asia lainnya diperkirakan akan lebih lemah secara tahunan (yoy) pada 2026.
Sementara itu, kawasan Asia-Pasifik diperkirakan akan mengalami penurunan permintaan minyak yang lebih tajam pada tahun ini.
Meskipun perkiraan untuk 2026 lebih rendah, laporan tersebut justru merevisi naik perkiraan untuk 2027, dengan permintaan minyak dunia diperkirakan meningkat sekitar 2,2 juta barel per hari (yoy), dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya sebesar 1,9 juta barel per hari (yoy).
Demikian pula, perkiraan pertumbuhan yang lebih tinggi terutama dihasilkan oleh permintaan yang lebih kuat dari pasar-pasar yang terkait dengan Asia.
China, India, wilayah Asia lainnya, dan Asia-Pasifik diperkirakan akan mencatat pertumbuhan permintaan yang lebih luas pada 2027 dibandingkan pada 2026. Eropa juga akan mengalami pertumbuhan tahunan yang lebih besar.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China catat kenaikan terbesar penggunaan batu bara sejak 2011
Indonesia
•
28 Feb 2022

Uni Eropa bersiap lawan potensi tarif perdagangan Trump
Indonesia
•
05 Aug 2024

Bank Indonesia perkirakan inflasi tahun 2022 capai 4,2 persen
Indonesia
•
15 Jun 2022

Pakar sebut pertumbuhan China sangat penting bagi ekonomi Malaysia
Indonesia
•
16 Feb 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – 17,9 kuadriliun rupiah investasi dan 500.000 lapangan kerja: Jejak besar BRI China di dunia
Indonesia
•
13 Aug 2026

Bali dan Yunnan-China bangun model desa hijau, dari sawah organik hingga lampu tenaga surya
Indonesia
•
13 Aug 2026

Hongqi masuk Indonesia, merek mobil China berusia 68 tahun dengan 1,6 juta pengguna
Indonesia
•
13 Aug 2026

Cadangan minyak strategis AS anjlok dari 726 juta barel jadi di bawah 300 juta barel, terendah dalam 43 tahun
Indonesia
•
13 Aug 2026
