
Organisasi perempuan Filipina kecam pakta pertahanan baru Filipina dan Jepang

Presiden Filipina Ferdinand Romualdez Marcos melambaikan tangan saat memasuki ruang sidang untuk Pidato Kenegaraan keduanya di Quezon City, Filipina, pada 24 Juli 2023. (Xinhua/Rouelle Umali)
Organisasi Lila Pilipina juga menyampaikan kekhawatiran terkait meningkatnya bantuan militer Jepang ke Filipina melalui "kerangka bantuan keamanan."
Manila, Filipina (Xinhua) – Sebuah organisasi yang memperjuangkan keadilan bagi para korban perbudakan seks tentara Jepang era perang di Filipina selama Perang Dunia II mengecam Perjanjian Akses Timbal Balik yang ditandatangani Filipina dan Jepang pada Senin (8/7).Organisasi Lila Pilipina, yang dipimpin oleh direktur eksekutifnya Sharon Cabusao-Silva, menggambarkan perjanjian baru tersebut sebagai "sebuah parodi dari kampanye 'wanita penghibur' untuk mendapat keadilan."Filipina dan Jepang menandatangani sebuah perjanjian pertahanan yang memungkinkan tentara mereka berpartisipasi dalam latihan militer gabungan di wilayah satu sama lain."Jepang kini sudah beralih dari penyangkalan atas kekejamannya pada masa perang ke penghinaan penuh terhadap seruan para korban untuk mendapatkan keadilan," kata Cabusao-Silva, seraya menambahkan bahwa Jepang "sekali lagi mengambil jalur perang dengan menyejajarkan diri dengan Amerika Serikat yang melakukan penghasutan perang di kawasan Asia-Pasifik."Cabusao-Silva mengatakan bahwa Jepang kini "menghabiskan dana miliaran dari anggaran nasionalnya untuk mengembangkan material perang yang destruktif" yang mengindikasikan bahwa "mereka tidak memiliki niat untuk menebus kejahatan mereka pada masa perang."Organisasi Lila Pilipina juga menyampaikan kekhawatiran terkait meningkatnya bantuan militer Jepang ke Filipina melalui "kerangka bantuan keamanan."Dengan adanya kerangka bantuan tersebut, kami khawatir Filipina pada akhirnya akan menjadi gudang besar untuk persenjataan perang Jepang, demikian Cabusao-Silva memperingatkan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Laporan sebut karhutla Los Angeles telan kerugian properti dan modal hingga 164 miliar dolar AS
Indonesia
•
07 Feb 2025

Monyet emas langka Guizhou di bawah perlindungan tingkat atas di China
Indonesia
•
09 Aug 2022

LSPR Jakarta jadi pusat “public relations” Asia Pasifik
Indonesia
•
30 Oct 2019

Feature – Seniman Palestina ini tuangkan realitas perang di Gaza dalam karya seni
Indonesia
•
17 Jul 2024


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
