
UE sepakat kucurkan bantuan senilai 50 miliar euro kepada Ukraina

Presiden Dewan Eropa Charles Michel (kiri) menghadiri KTT luar biasa Uni Eropa (UE) di Brussel, Belgia, pada 1 Februari 2024. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Paket dukungan tambahan untuk Ukraina senilai 50 miliar euro berasal dari anggaran Uni Eropa, yang bertujuan untuk menjamin pendanaan yang stabil, berjangka panjang, dan dapat diprediksi untuk negara yang tengah berkonflik dengan Rusia tersebut.
Brussel, Belgia (Xinhua) – Seluruh 27 negara Uni Eropa (UE) sepakat untuk memberikan bantuan senilai 50 miliar euro atau sekitar 54 miliar dolar AS kepada Ukraina dalam sebuah konferensi tingkat tinggi (KTT) luar biasa di Brussel pada Kamis (1/2), demikian disampaikan Presiden Dewan Eropa Charles Michel di akun media sosial.Michel menyampaikan bahwa paket dukungan tambahan untuk Ukraina senilai 50 miliar euro itu berasal dari anggaran UE."Hal ini menjamin pendanaan yang stabil, berjangka panjang, dan dapat diprediksi untuk Ukraina," seraya menambahkan bahwa "UE memikul kepemimpinan dan tanggung jawab dalam mendukung Ukraina."
Tim penyelamat melakukan operasi penyelamatan pascaserangan rudal Rusia di Kiev, Ukraina, pada 23 Januari 2024. (Xinhua/Roman Petushkov)
Foto yang diabadikan pada 15 November 2023 ini menunjukkan salah satu sudut gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – UEA setujui vaksin Sputnik Rusia untuk penggunaan darurat
Indonesia
•
22 Jan 2021

Arus migran tak berdokumen naik 54 persen di Meksiko
Indonesia
•
05 Apr 2023

Pakar politik sebut AS harus akui pengaruh dan kekuatan China yang kian besar
Indonesia
•
06 Sep 2023

Negara-negara Eropa hentikan proses suaka untuk warga Suriah pascaruntuhnya pemerintahan Assad
Indonesia
•
11 Dec 2024


Berita Terbaru

Feature – Saat ekonomi terpuruk, makanan gratis jadi harapan bagi warga rentan di Sanaa, Yaman
Indonesia
•
17 Mar 2026

Fokus Berita – Misi militer AS di Selat Hormuz ditolak sekutu Eropa
Indonesia
•
17 Mar 2026

Komandan Korps Garda Revolusi sebut Selat Hormuz tidak ditutup, tetapi berada di bawah kendali Iran
Indonesia
•
17 Mar 2026

Iran tak minta gencatan senjata atau negosiasi, siap bela diri selama yang diperlukan
Indonesia
•
17 Mar 2026
