
Eksekutif Schroders sebut CIFTIS hadirkan peluang bagi perusahaan keuangan Inggris

Seorang anak berpose untuk difoto bersama Fuyan, maskot Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2023, di Shougang Park di Beijing, ibu kota China, pada 2 September 2023. (Xinhua/Liu Lingyi)
Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2023 yang diselenggarakan pada 2-6 September di Beijing menjadi peluang yang baik bagi Schroders, perusahaan pengelolaan aset global, untuk memikirkan matang-matang soal reformasi yang sedang berlangsung di pasar modal China.
London, Inggris (Xinhua) – Seorang eksekutif papan atas di sebuah perusahaan pengelolaan aset global mendeskripsikan Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2023 sebagai batu loncatan untuk rencana ambisius mereka di kawasan sekitar Asia Pasifik."Pameran ini memberikan kami platform dan peluang untuk melakukan networking, dan pameran ini akan memfokuskan ambisi kami pada pasar China," ujar Sebastian Wood, kepala Urusan China di Schroders yang didirikan di London dua abad lalu, kepada Xinhua belum lama ini.Dengan kehadiran global yang kuat di 38 lokasi, perusahaan tersebut memandang China sebagai area pertumbuhan yang menarik. "Satu hal yang kami ingin soroti secara khusus dalam pameran ini adalah Schroders pada Juni tahun ini telah mengantongi lisensi untuk mengoperasikan bisnis dana publik di China, yang merupakan kabar gembira bagi kami," tutur Wood."Kami memiliki operasi-operasi signifikan di Eropa dan Timur Tengah serta Amerika Serikat dan Amerika Latin. Namun, Asia Pasifik merupakan salah satu komponen terbesar dan tentu saja, China merupakan bagian besar dari Asia Pasifik, dan China sedang memodernisasi dan mengembangkan pasar investasinya dengan pesat," imbuh Wood.Dengan layanan keuangan China yang "kian terbuka terhadap partisipasi internasional," eksekutif tersebut mengimbuhkan, "Schroders menjadi salah satu pengelola aset global pertama yang memanfaatkan kebebasan baru ini untuk beroperasi di pasar China.""Kami memandangnya sebagai komitmen strategis jangka panjang yang kami miliki untuk pasar ini. Kami ingin layanan kami tersedia bagi berbagai klien di China, termasuk lembaga keuangan China yang lebih besar dan perantara hingga klien retail," urai Wood.Pameran yang diselenggarakan pada 2-6 September di Beijing tersebut juga menjadi peluang yang baik bagi Schroders untuk memikirkan matang-matang soal reformasi yang sedang berlangsung di pasar modal China, kata Wood."Saya rasa CIFTIS akan menjadi platform yang sangat baik bagi perusahaan-perusahaan layanan keuangan global seperti Schroders," lanjut Wood.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Maskapai China luncurkan layanan penerbangan langsung reguler ke Arab Saudi
Indonesia
•
18 Apr 2024

Minyak melonjak karena pasokan ketat melebihi kekhawatiran resesi
Indonesia
•
08 Jul 2022

Pertemuan Tingkat Menteri APEC 2023 dimulai dengan fokus pada ketahanan dan keberlanjutan
Indonesia
•
16 Nov 2023

Kereta antarmoda rel-laut di China catat 30.000 perjalanan sejak diluncurkan
Indonesia
•
09 Oct 2023


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
