
Ada bias dalam catatan medis di AS terhadap pasien kulit hitam

Ilustrasi. (Nappy on Unsplash)
Pasien kulit hitam di Amerika Serikat lebih mungkin memiliki catatan medis yang menyiratkan keraguan terhadap kejujuran atau kemampuan mereka dibandingkan pasien kulit putih.
Sacramento, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Pasien kulit hitam di Amerika Serikat (AS) lebih mungkin memiliki catatan medis yang menyiratkan keraguan terhadap kejujuran atau kemampuan mereka dibandingkan pasien kulit putih, demikian menurut sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLoS One pekan lalu.Studi ini menganalisis lebih dari 13 juta catatan rekam medis elektronik yang ditulis antara 2016 hingga 2023 oleh sekitar 12.000 dokter di lima rumah sakit di wilayah Atlantik Tengah.Para peneliti menemukan bahwa pasien kulit hitam memiliki kemungkinan peluang 29 persen lebih tinggi untuk dideskripsikan dengan istilah-istilah tersebut dibandingkan dengan pasien kulit putih. Sebaliknya, pasien Asia lebih jarang digambarkan meragukan dan lebih mungkin dianggap sebagai pribadi yang dapat dipercaya."Ada sejumlah penanda yang menunjukkan bahwa dokter benar-benar lebih meragukan apa yang dikatakan pasien kulit hitam daripada pasien kulit putih," kata penulis utama studi itu, Mary Catherine Beach dari Fakultas Kedokteran di Universitas Johns Hopkins, kepada situs web berita medis MedPage Today.Para peneliti memperingatkan bahwa bias semacam itu dapat mengikis kepercayaan, membuat pasien enggan mencari perawatan, dan bahkan dapat menyebabkan kesalahan medis atau kematian. Mereka menyebutkan bahwa catatan yang bias juga dapat memengaruhi cara pandang dokter lain terhadap pasien di masa mendatang.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – WHO-Wikipedia perluas akses informasi terbaru dan terpercaya
Indonesia
•
22 Oct 2020

Madinah raih predikat kota tersehat sedunia dari WHO
Indonesia
•
24 Jan 2021

Sedikitnya 10 orang tewas dalam serangan bom ganda di Somalia tengah
Indonesia
•
04 Jan 2023

Desa-desa di Lebanon selatan rayakan musim Natal di tengah bentrokan
Indonesia
•
19 Dec 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
