
Pasukan Israel bergerak lebih dalam ke Gaza dan kepung daerah di Rafah

Pasukan Israel terlihat di dekat perbatasan Israel selatan dengan Gaza pada 20 Maret 2025. (Xinhua/JINI)
Pasukan Israel bergerak lebih dalam ke Jalur Gaza pada Ahad (23/3), dengan pihak militer mengatakan bahwa mereka telah mengepung daerah Tel al-Sultan di Rafah, bagian selatan daerah kantong tersebut.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Pasukan Israel bergerak lebih dalam ke Jalur Gaza pada Ahad (23/3), dengan pihak militer mengatakan bahwa mereka telah mengepung daerah Tel al-Sultan di Rafah, bagian selatan daerah kantong tersebut.Dalam sebuah pernyataan, Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menyebutkan bahwa pasukannya telah "mengepung" daerah tersebut dalam semalam, menewaskan "beberapa" militan, dan menyerbu apa yang mereka deskripsikan sebagai pusat komando dan kendali Hamas."Operasi ini bertujuan untuk membongkar infrastruktur teroris dan mengeliminasi para militan guna memperluas zona keamanan di Gaza selatan," kata IDF.
Warga Palestina yang terpaksa mengungsi dari daerah Al-Shayma di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, terlihat di sebuah jalan di Gaza City pada 22 Maret 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Korps Pengawal Revolusi Iran bersumpah balas dendam terhadap Charlie Hebdo atas kartun Khamenei
Indonesia
•
12 Jan 2023

ECDC dan EASA cabut protokol keselamatan kesehatan penerbangan COVID-19
Indonesia
•
30 Jun 2023

PM Kurti: Negara Muslim yang tak akui Kosovo buat kesalahan besar (2 dari 2 tulisan)
Indonesia
•
17 Feb 2022

Peluncuran kembali reaktor nuklir Swedia yang rusak ditunda sekali lagi
Indonesia
•
10 Mar 2023


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
