
Pasukan militer Meksiko tewaskan pemimpin kartel ‘El Mencho’ di Meksiko barat

Foto dari udara yang diabadikan dengan drone pada 8 Mei 2025 ini menunjukkan pemandangan kota Guadalajara, Jalisco, Meksiko. (Xinhua/Li Mengxin)
Nemesio Oseguera Cervantes, alias ‘El Mencho’, pendiri sekaligus pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, tewas dalam sebuah operasi di Negara Bagian Jalisco, Meksiko barat.
Mexico City, Meksiko (Xinhua/Indonesia Window) – Pasukan militer Meksiko pada Ahad (22/2) menewaskan Nemesio Oseguera Cervantes, alias ‘El Mencho’, pendiri sekaligus pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, dalam sebuah operasi di Negara Bagian Jalisco, Meksiko barat, menurut laporan media lokal.
Operasi tersebut berlangsung di Kota Tapalpa dan dikonfirmasi oleh pejabat militer senior. Media Meksiko menggambarkannya sebagai pukulan besar bagi salah satu organisasi kriminal paling kejam dan kuat di negara itu.
Sejak Ahad pagi waktu setempat, pengerahan pasukan keamanan federal besar-besaran dilaporkan dilakukan di seluruh wilayah tersebut. Blokade jalan dan pembakaran kendaraan terlihat di Jalisco dan sejumlah negara bagian tetangga. Insiden serupa yang melibatkan kendaraan yang dibakar dan blokade jalan raya juga dilaporkan di Tamaulipas dan Oaxaca, menyebabkan gangguan di kalangan warga sipil.
Serangan-serangan tersebut diyakini telah direncanakan oleh anggota kartel sebagai pembalasan atas operasi militer tersebut.
Gubernur Jalisco Pablo Lemus Navarro mengaktifkan status siaga merah di seluruh negara bagian dan memerintahkan pembentukan segera sebuah gugus tugas koordinasi keamanan yang terdiri dari otoritas federal, negara bagian, dan kota.
Lemus mengatakan bahwa tujuan utamanya adalah untuk melindungi warga sipil dan memulihkan ketertiban di area-area yang terdampak. Dalam sebuah pesan publik, Lemus mendesak warga untuk mengikuti beberapa kanal informasi resmi dan menghindari perjalanan melalui area-area di mana blokade masih diberlakukan.
Oseguera Cervantes, yang berasal dari Negara Bagian Michoacan, dilaporkan mulai bekerja sebagai pemetik alpukat sebelum terlibat dalam perdagangan narkoba. Dia telah lama menjadi salah satu buronan paling dicari di Meksiko, dengan Amerika Serikat menawarkan hadiah hingga 15 juta dolar AS untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.
*1 dolar AS = 16.885 rupiah
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China umumkan rangkaian kebijakan baru untuk fasilitasi perjalanan warganya ke luar negeri
Indonesia
•
01 May 2024

Su-27 Rusia cegat dua pembom strategis AS di atas Laut Baltik
Indonesia
•
24 May 2023

PM Prancis paksakan anggaran tanpa persetujuan parlemen, picu risiko mosi tidak percaya
Indonesia
•
03 Dec 2024

Arab Saudi larang pekerja rumah tangga terlibat dalam kegiatan komersial
Indonesia
•
13 Jun 2022


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
