
Dewan Pakar Ekonomi Jerman turunkan prospek pertumbuhan negara itu untuk 2024 dan 2025

Sebuah kereta melaju di antara pepohonan yang menampakkan suasana musim gugur di area perkotaan di Berlin, Jerman, pada 2 November 2023. (Xinhua/Ren Pengfei)
PDB Jerman hanya tumbuh sebesar 0,1 persen secara riil dalam lima tahun terakhir, yang berarti bahwa perkembangan ekonomi negara itu terus tertinggal di tingkat internasional.
Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Jerman diperkirakan akan terus tertinggal jauh di belakang perekonomian-perekonomian maju lainnya pada 2024, ungkap Dewan Pakar Ekonomi Jerman (German Council of Economic Experts) pada Rabu (13/11).Dewan tersebut, yang memberikan saran kepada pemerintah Jerman mengenai kebijakan ekonomi, menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi negara itu untuk 2024 dan 2025.Prediksi terbaru untuk tahun ini memperkirakan penurunan 0,1 persen dalam produk domestik bruto (PDB), turun dari pertumbuhan 0,2 persen yang diprediksikan sebelumnya. Untuk 2025, dewan tersebut juga merevisi prediksi pertumbuhannya, yakni turun dari 0,9 persen yang diproyeksikan pada musim semi kemarin menjadi 0,4 persen.PDB Jerman hanya tumbuh sebesar 0,1 persen secara riil dalam lima tahun terakhir, yang berarti bahwa perkembangan ekonomi negara itu terus tertinggal di tingkat internasional, kata dewan tersebut.
Kendaraan-kendaraan melintas di sebuah jembatan di Berlin, Jerman, pada 15 Januari 2024. Pada hari itu, Kantor Statistik Federal Jerman (Destatis) menyatakan bahwa Jerman terjerumus ke jurang resesi pada 2023. Berdasarkan perhitungan awal, Destatis mengatakan bahwa PDB Jerman turun 0,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan krisis global yang membebani ekonomi. (Xinhua/Ren Pengfei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Singapura catat pertumbuhan ekonomi 2,9 persen pada Q2 2024
Indonesia
•
15 Aug 2024

Inflasi di Argentina sentuh 98,8 persen pada Januari 2023
Indonesia
•
17 Feb 2023

Indonesia ekspor kendaraan ‘completely built-up’ ke 80 negara
Indonesia
•
17 Oct 2020

Pertamina NRE-Masdar UEA kembangkan energi bersih di Indonesia
Indonesia
•
05 Nov 2021


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
