
Pejabat Palestina tuding Israel berusaha kuasai 3.750 situs arkeologi di Tepi Barat

Foto yang diabadikan pada 9 Februari 2026 ini menunjukkan permukiman Israel di Kota Hebron, Tepi Barat. Keputusan Israel belakangan ini untuk memperdalam kendali atas Tepi Barat dan memperluas permukiman Yahudi di wilayah tersebut telah memicu kekhawatiran luas di kalangan warga Palestina terkait potensi penyitaan tanah dan ancaman terhadap stabilitas regional. (Xinhua/Mamoun Wazwaz)
Ramallah, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Seorang pejabat Palestina pada Ahad (5/7) menuding Israel mendorong rencana untuk mengambil alih lebih dari 3.750 situs arkeologi di Tepi Barat dan menggambarkannya sebagai bagian dari kebijakan yang lebih luas untuk memperketat kendali Israel atas lokasi-lokasi warisan budaya dan mendukung perluasan permukiman.
Saleh Tawafsha, wakil menteri pariwisata dan kepurbakalaan Palestina, mengatakan kepada radio resmi Voice of Palestine bahwa organisasi-organisasi permukiman Israel, dengan dukungan pemerintah, berupaya mengalihkan pengelolaan situs-situs tersebut kepada para pemukim, yang telah memperluas kehadiran mereka dengan mendirikan pos-pos baru di dekat beberapa lokasi tersebut.
Sebagian besar situs yang menjadi sasaran berada di Area C Tepi Barat, yang berada di bawah kendali keamanan dan administrasi penuh Israel berdasarkan Perjanjian Oslo, tambah Tawafsha.
Dia menyebut langkah-langkah itu sengaja dilakukan untuk "menghapus identitas sejarah dan budaya Palestina serta mengubah karakter historis situs-situs arkeologi dan keagamaan."
Tawafsha mengungkapkan situs-situs arkeologi tersebut sebagai bagian tak terpisahkan dari warisan budaya Palestina, seraya menambahkan bahwa kementeriannya sedang mendokumentasikan apa yang disebutnya sebagai pelanggaran Israel terhadap warisan Palestina dan mengirimkan laporan kepada badan-badan PBB yang relevan.
Belum ada komentar langsung dari pihak berwenang Israel terkait tudingan tersebut.
Menurut Kementerian Pariwisata dan Kepurbakalaan Palestina, Tepi Barat memiliki sekitar 7.000 situs arkeologi, dengan sekitar 60 persen di antaranya terletak di Area C.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Rusia terima Ukraina yang netral dan bersahabat sebagai tetangga di masa depan
Indonesia
•
06 Feb 2026

Putin dan Erdogan bertemu, bahas peningkatan hubungan Rusia-Turki
Indonesia
•
06 Aug 2022

AS serang lokasi PLTN Iran, ketegangan di Selat Hormuz memanas lagi
Indonesia
•
20 Jul 2026

Xi serukan bangun Laut China Selatan jadi laut perdamaian, persahabatan, dan kerja sama
Indonesia
•
19 Nov 2022


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
