
Laporan ungkap kaum muda Australia paling berisiko terdampak bahaya judi

Orang-orang menyaksikan pertunjukan drone dalam festival cahaya Vivid Sydney di Sydney, Australia, pada 7 Juni 2023. Sebagai salah satu acara paling ikonik di Sydney, Vivid Sydney yang digelar dari 26 Mei hingga 17 Juni tahun ini merayakan antusiasme Sydney dengan berbagai iluminasi, instalasi, dan acara interaktif. (Xinhua/Hu Jingchen)
Pemain judi mesin slot reguler berusia 18-34 tahun menghabiskan rata-rata 1.453 dolar Australia sebulan untuk segala bentuk perjudian dan 89 persen memenuhi kriteria perjudian berisiko, yang berarti mereka membelanjakan lebih dari kemampuan mereka atau merasa bersalah dan stres atas perjudian mereka.
Canberra, Australia (Xinhua) – Warga Australia berusia 18-34 tahun berisiko lebih tinggi terdampak bahaya serius akibat judi dibandingkan kelompok usia lainnya, menurut temuan sebuah survei pemerintah.Pusat Penelitian Perjudian Australia (Australian Gambling Research Center) di lembaga pemerintah federal, Australian Institute of Family Studies (AIFS), pada Kamis (26/10) menerbitkan edisi terbaru Studi Tren Perjudian Nasional (National Gambling Trends Study).Mereka menemukan bahwa pemain judi mesin slot reguler berusia 18-34 tahun menghabiskan rata-rata 1.453 dolar Australia sebulan untuk segala bentuk perjudian dan 89 persen memenuhi kriteria perjudian berisiko, yang berarti mereka membelanjakan lebih dari kemampuan mereka atau merasa bersalah dan stres atas perjudian mereka.Pemain judi daring reguler dalam kelompok usia yang sama menghabiskan rata-rata 886 dolar Australia setiap bulan untuk segala bentuk perjudian dan 82 persen memenuhi kriteria perjudian berisiko.Dari semua pemain judi daring reguler yang berpartisipasi dalam survei ini, 27 persen mengatakan mereka menggunakan kartu kredit untuk berjudi, 13 persen mengaku menggunakan layanan judi luar negeri yang tidak teregulasi dalam 12 bulan terakhir, dan kurang dari 7 persen mencari bantuan untuk kecanduan judi.Rae Kaspiew, direktur penelitian di AIFS, menggunakan temuan ini untuk mengadvokasi langkah-langkah mendesak guna mengurangi bahaya perjudian, termasuk mengurangi jam operasional tempat-tempat yang memiliki mesin slot, melarang penggunaan kartu kredit untuk pemain judi daring, dan membuat daftar para pemain judi daring sehingga mereka tidak dapat melakukan pendaftaran dengan akun baru."Penelitian kami menunjukkan bahwa langkah-langkah untuk mengurangi dampak buruk perjudian sangat diperlukan, dan kami berharap laporan terbaru mengenai dampak perjudian terhadap pemain judi reguler dan pemain judi daring ini akan memberikan informasi serta mempercepat upaya untuk mengendalikan masalah berbahaya ini," katanya dalam sebuah rilis media.Komite Tetap untuk Kebijakan Sosial dan Urusan Hukum parlemen Australia pada Juni lalu menerbitkan laporan yang merekomendasikan agar Australia melarang iklan judi daring di semua media sepanjang waktu selama tiga tahun.Menteri Pelayanan Sosial Australia Amanda Rishworth dan Menteri Komunikasi Australia Michelle Rowland pada saat yang sama berkomitmen untuk mempertimbangkan laporan itu dan masih merumuskan keputusan akhir apakah 31 rekomendasi tersebut akan diadopsi sepenuhnya.*1 dolar Australia = 10.116 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB peringatkan ancaman kelaparan di Somalia
Indonesia
•
07 Sep 2022

Gempa bermagnitudo 6,8 guncang Xizang, China barat daya, korban tewas capai 95 orang
Indonesia
•
07 Jan 2025

COVID-19 – AS laporkan sekitar 80.000 kasus infeksi pada anak dalam sepekan
Indonesia
•
28 Aug 2022

Press Emblem Campaign: 2023 jadi tahun paling mematikan dalam satu dekade bagi jurnalis
Indonesia
•
04 Jan 2024


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
