
Pemerintah India pangkas bea masuk untuk sejumlah komponen utama ponsel

Seorang pria yang mengenakan masker berbicara melalui ponselnya di sebuah pasar di New Delhi, India, pada 22 April 2022. (Xinhua/Javed Dar)
Pemangkasan pajak impor atas beberapa komponen ponsel oleh pemerintah India bertujuan untuk membuat industri lokal lebih kompetitif, dan akan membantu perusahaan seperti Apple dan Samsung untuk meningkatkan ekspor.
New Delhi, India (Xinhua) – Pemerintah India mengumumkan pemangkasan bea masuk atas impor komponen-komponen utama ponsel dari 15 persen menjadi 10 persen, demikian dikatakan seorang pejabat senior pemerintah federal India pada Rabu (31/1).Pemberitahuan resmi mengenai hal ini diumumkan oleh Departemen Pendapatan Kementerian Keuangan India pada Selasa (30/1).Sejumlah item yang dipangkas bea masuknya termasuk sekrup, soket SIM, penutup baterai, penutup utama, antena GSM, atau sejumlah item mekanis lainnya yang terbuat dari logam untuk ponsel.Keputusan tersebut diambil setelah Asosiasi Seluler dan Elektronik India (India Cellular and Electronics Association/ICEA) menyerahkan laporan kepada pemerintah federal yang menyebutkan adanya perbedaan besar dalam bea masuk yang dikenakan di India dan negara-negara produsen ponsel utama lainnya. Laporan ICEA menyebutkan bahwa bea masuk yang tinggi pada komponen ponsel menyebabkan biaya produk akhir yang lebih tinggi.Langkah pemangkasan pajak impor tersebut dipandang sebagai upaya pemerintah federal untuk membuat fasilitas manufaktur ponsel India menjadi lebih kompetitif."Pemerintah India telah memangkas pajak impor atas beberapa komponen ponsel dalam upaya untuk membuat industri lokal lebih kompetitif. Langkah ini akan membantu perusahaan seperti Apple dan Samsung untuk meningkatkan ekspor," demikian menurut sebuah laporan daring The Economic Times pada Rabu yang mengutip para ahli.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kenaikan biaya hidup ubah kebiasaan sarapan masyarakat Turki
Indonesia
•
24 Nov 2022

FAO: Harga pangan dunia turun 2,1 persen pada 2024
Indonesia
•
04 Jan 2025

BYD resmikan pabrik di Subang, Indonesia kini jadi basis produksi mobil listrik Asia Tenggara
Indonesia
•
06 Sep 2026

The Fed isyaratkan tak buru-buru turunkan suku bunga, saham AS merosot
Indonesia
•
01 Feb 2024


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
