
Feature – Rimbunnya hutan bakau di PLTU Jawa 7, hasil kerja sama konservasi Indonesia-China

Foto berikut ini menunjukkan pemandangan hutan bakau di sekitar PLTU Jawa 7 di Serang, Provinsi Banten, yang memiliki luas 17 hektare dan menjadi tempat tinggal bagi ribuan burung pemakan ikan serta satwa liar. Hutan ini adalah salah satu hasil kerja sama konservasi hutan bakau dari upaya bersama perusahaan Indonesia-China. (Xinhua)
Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7, proyek kerja sama antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan China Energy Investment Group di Serang, Provinsi Banten, saat ini tidak hanya menjadi tempat untuk memproduksi listrik bagi jutaan warga di Pulau Jawa, tetapi juga rumah bagi berbagai spesies burung, reptil, hingga hewan air yang hidup di hutan bakau (mangrove) seluas 17 hektare di sekitar PLTU itu.
Jakarta (Xinhua) – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa 7, proyek kerja sama antara PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan China Energy Investment Group di Serang, Provinsi Banten, saat ini tidak hanya menjadi tempat untuk memproduksi listrik bagi jutaan warga di Pulau Jawa, tetapi juga rumah bagi berbagai spesies burung, reptil, hingga hewan air yang hidup di hutan bakau (mangrove) seluas 17 hektare di sekitar PLTU itu.Luas hutan bakau di sekitar PLTU Jawa 7 telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan beberapa tahun lalu, yaitu sekitar 7 hektare. Kawasan hijau yang luas tersebut menjadi rumah bagi berbagai jenis burung dan reptil seperti biawak."Setiap kali saya berfoto saat bekerja di sekitar PLTU Jawa 7, beberapa teman kerap mempertanyakan tempat kerja saya karena mereka mengira saya sedang berfoto di hutan," kata Anggia Sihombing, salah satu anggota Tim Konservasi Mangrove PT Shenhua Guohua Pembangkitan Jawa Bali (SGPJB), pengelola PLTU Jawa 7, dalam sesi wawancara belum lama ini.Hutan bakau membentang di sepanjang tepi laut dari utara hingga selatan kawasan PLTU Jawa 7. Saat mendatangi lokasi ini pada sore hari, pengunjung dapat melihat ribuan burung pemakan ikan yang hinggap di dahan pohon bakau. Anggia bahkan pernah menemukan biawak berukuran besar ketika sedang bersepeda di sekitar kantornya.PLTU yang berlokasi di bagian barat Pulau Jawa itu memiliki kapasitas 2 x 1.000 MW, menjadikannya pembangkit listrik pertama dan terbesar di Indonesia yang menggunakan teknologi boiler Ultra Super Critical (USC) yang lebih efisien dan diklaim menghasilkan emisi yang lebih rendah.
Foto berikut ini menunjukkan pemandangan hutan bakau di sekitar PLTU Jawa 7 di Serang, Provinsi Banten, yang memiliki luas 17 hektare dan menjadi rumah bagi ribuan burung pemakan ikan serta satwa liar. Hutan ini adalah salah satu hasil kerja sama konservasi hutan bakau dari upaya bersama perusahaan Indonesia-China. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

KJRI Karachi buat platform digital untuk bisnis Indonesia-Pakistan
Indonesia
•
23 Jun 2021

Misi Pertanian Taiwan bantu masyarakat Indonesia di masa pandemik
Indonesia
•
18 Jan 2021

COVID-19 – Indonesia mulai vaksinasi massal untuk wartawan
Indonesia
•
25 Feb 2021

BYD umumkan harga mobil dan kerja sama pembiayaan dengan Bank Mandiri
Indonesia
•
16 Feb 2024


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
