
Pembangunan Core Array teleskop FAST milik China dimulai

Foto panorama dari udara yang diabadikan pada 26 Juli 2023 ini menunjukkan Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China di Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Ou Dongqu)
Pembangunan bagian inti dari susunan antena yang diletakkan berdekatan satu sama lain (Core Array) untuk Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China dimulai.
Guiyang, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pembangunan bagian inti dari susunan antena yang diletakkan berdekatan satu sama lain (Core Array) untuk Teleskop Radio Sferikal Apertur Lima ratus meter (Five-hundred-meter Aperture Spherical Radio Telescope/FAST) milik China dimulai pada Rabu (25/9), menyoroti potensi China yang terus berkembang dalam penelitian astronomi gelombang radio global.Sebagai ekstensi yang diusulkan untuk FAST, Core Array tersebut mengintegrasikan 24 antena sekunder, masing-masing dengan tinggi 40 meter, yang ditanam dalam jarak 5 kilometer dari lokasi FAST, ujar Jiang Peng, selaku wakil direktur Observatorium Astronomi Nasional China (National Astronomical Observatories of China/NAOC) di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Core Array yang didesain oleh China ini akan memadukan sensitivitas FAST yang belum pernah ada sebelumnya dengan resolusi sudut yang tinggi, sehingga melampaui kemampuan pada frekuensi yang sama dengan core array generasi berikutnya di dunia.Core Array FAST tersebut diperkirakan akan rampung dibangun dan mulai beroperasi pada 2027.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Peneliti China integrasikan fisika dan AI untuk tingkatkan akurasi prakiraan curah hujan
Indonesia
•
11 Mar 2024

Para peneliti temukan spesies tanaman baru di China barat daya
Indonesia
•
08 Dec 2023

Tim ilmuwan Rusia kembangkan sistem nanopartikel yang memungkinkan pengobatan melanoma secara oral
Indonesia
•
28 Nov 2025

Google laporkan terobosan dalam komputasi kuantum
Indonesia
•
28 Oct 2025


Berita Terbaru

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kapasitas nuklir global yang sedang dibangun capai rekor tertinggi dalam 40 tahun
Indonesia
•
13 Mar 2026

Wahana antariksa NASA kembali masuki atmosfer Bumi beberapa tahun lebih awal dari prediksi
Indonesia
•
13 Mar 2026
