
Fokus Berita – Penelitian Xinhua soroti pendekatan China terkait simbiosis kemanusiaan-ekonomi

Foto yang diabadikan pada 3 Desember 2023 ini menunjukkan salinan laporan penelitian berjudul "The Humanomics in the New Era" di Guangzhou, ibu kota Provinsi Guangdong, China selatan. (Xinhua/Liu Mengqi)
Pembangunan baru China berfokus pada pendekatan yang berpusat pada masyarakat maupun pengembangan budaya dan ekonomi yang terintegrasi dalam proses memajukan modernisasi China.
Guangzhou, China (Xinhua) – Kantor Berita Xinhua pada Ahad (3/12) meluncurkan sebuah laporan penelitian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Media Dunia (World Media Summit/WMS) ke-5 yang menyoroti praktik China dalam menerapkan format pembangunan baru yang menggarisbawahi hubungan simbiosis antara kemanusiaan dan ekonomi.Laporan berjudul ‘Humanomics di Era Baru’ (The Humanomics in the New Era) ini dirilis oleh New China Research (NCR), wadah pemikir (think tank) di bawah naungan Xinhua, di Kota Guangzhou, China selatan.Tersusun dalam tujuh bagian, laporan ini memberikan gambaran format pembangunan baru China yang berfokus pada pendekatan yang berpusat pada masyarakat maupun pengembangan budaya dan ekonomi yang terintegrasi dalam proses memajukan modernisasi China.Berbicara dalam upacara peluncuran laporan tersebut, Presiden Kantor Berita Xinhua Fu Hua, yang juga menjabat sebagai ketua komite akademik NCR, mengatakan bahwa Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), bersama dengan rakyatnya, secara terus-menerus memperluas jalur China menuju modernisasi dalam perjalanan baru di era baru.China sedang mengalami kemajuan menuju pembangunan yang berkualitas tinggi seiring dengan upayanya mewujudkan interaksi simbiosis antara kemanusiaan dan ekonomi, menciptakan model baru bagi kemajuan umat manusia, serta mencapai prestasi yang diakui secara global, imbuh Fu."Humanomics in the new era" secara bertahap mulai terbentuk, menunjukkan ciri khas yang menekankan simbiosis budaya dan ekonomi, mempromosikan filosofi pembangunan yang berpusat pada masyarakat, sekaligus menyoroti integrasi tradisi dan modernitas, paparnya.Kantor Berita Xinhua menantikan untuk membina pertukaran dan kolaborasi dengan outlet-outlet media di seluruh dunia menggunakan berbagai platform, termasuk World Media Summit, mendorong kemajuan-kemajuan baru dalam pelaporan dan penelitian humanomic di era baru, tutur Fu.Pembicara lain yang berbagi wawasannya dalam acara tersebut, antara lain Martin Jacques, mantan senior fellow di Departemen Politik dan Studi Internasional di Universitas Cambridge; Zheng Yongnian, ketua Institut Kawasan Teluk Besar Guangzhou (Guangzhou Institute of the Greater Bay Area); Maria Bernarda Llorente, presiden Telam di Argentina.Mereka sepakat bahwa China menjajaki jalur dengan pembangunan manusia dan ekonomi dapat berkembang bersama-sama seiring dengan upayanya mengejar pembangunan berkualitas tinggi, dan menurut mereka pengalaman ini layak untuk dipelajari.Hal yang menjadi inti dari laporan NCR ini adalah karakteristik dari modernisasi China yang berbeda dengan modernisasi Barat, kata Jacques.Zafar Uddin Mahmood, selaku presiden Understanding China Forum, wadah pemikir yang berbasis di Pakistan, meyakini bahwa humanomics dapat dikembangkan menjadi sebuah ilmu, serta menambahkan bahwa laporan ini mengusulkan arah baru mengenai hubungan antara kemanusiaan dan ekonomi.Memuji pencapaian China yang luar biasa, Victoria Panova, wakil rektor Sekolah Tinggi Ekonomi Universitas Riset Nasional Rusia, menuturkan bahwa laporan yang dirilis Xinhua ini memperkenalkan konsep baru yang sangat penting bagi dunia, serta menyerukan untuk menyerap inspirasi dari pencapaian terbaik peradaban masing-masing.Laporan versi bahasa Mandarin tersebut dirilis di seluruh dunia, bersamaan dengan versi bahasa Inggris, Prancis, dan Rusia.Laporan penelitian edisi bilingual, dengan judul dalam bahasa Mandarin dan Inggris, telah diterbitkan oleh Xinhua Publishing House.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sekjen PBB minta G20 arahkan pemulihan ekonomi global
Indonesia
•
14 Oct 2022

Potensi lahan plasma tebu luar Jawa 66.000 hektare
Indonesia
•
22 Sep 2019

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Realisasi investasi asal China di Indonesia naik 22 persen pada Q1 2026
Indonesia
•
25 Apr 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
