Tak terima tarif otomotif AS, Kanada pertimbangkan tindakan balasan

Gambar tangkapan layar dari sebuah video ini menunjukkan Mark Carney berbicara dengan awak media setelah upacara pelantikan di Ottawa, Kanada, pada 14 Maret 2025. (Xinhua/Mick Gzowski)
Pemerintah Kanada mempertimbangkan opsi terkait tindakan balasan terhadap tarif otomotif yang diterapkan Amerika Serikat.
Ottawa, Kanada (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri Kanada Mark Carney pada Rabu (26/3) menyatakan bahwa pemerintahnya sedang mempertimbangkan opsi terkait tindakan balasan terhadap tarif otomotif yang diterapkan Amerika Serikat (AS), demikian dilaporkan oleh media lokal.Dalam kampanye pemilihannya, pemimpin Partai Liberal itu menyebut kebijakan tarif tersebut sebagai "serangan langsung" terhadap pekerja Kanada, terlepas dari bagaimana kebijakan itu diterapkan, menurut laporan CBC News."Kami telah mengantisipasi kemungkinan ini," katanya. "Kami akan mengambil langkah-langkah yang sesuai dengan kepentingan pekerja Kanada dan negara ini. Kami akan membela Kanada. Kami akan bersatu."Sebelumnya, Carney mengumumkan pembentukan "dana respons strategis" senilai 2 miliar dolar Kanada guna memperkuat industri otomotif negara tersebut.*1 dolar Kanada = 11.640 rupiahCarney mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan daya saing sektor otomotif, melindungi lapangan kerja di bidang manufaktur, membantu pekerja meningkatkan keterampilan, serta membangun "rantai pasokan Kanada yang terlindungi."Suku cadang kendaraan sering kali melintasi area perbatasan berulang kali, dan biaya tambahan akibat tarif dan tarif balasan akan dengan cepat berubah menjadi masalah besar.Carney menyebut hal ini sebagai "kerentanan besar" dan berjanji akan membangun jaringan manufaktur yang "sepenuhnya berada di Kanada" guna memproduksi lebih banyak suku cadang di dalam negeri, sehingga membatasi frekuensi suku cadang tersebut menyeberangi perbatasan selama proses produksi."Di dunia yang baru, ini akan menjadi keuntungan," demikian dikutip dari Carney. "Hal ini akan melindungi kami dari ancaman perdagangan Presiden (AS Donald) Trump dan mendorong pertumbuhan ekonomi."Jika terpilih pada 28 April mendatang, Carney juga menyatakan bahwa pemerintahannya akan memprioritaskan dan membeli kendaraan yang diproduksi di Kanada, lapor CBC News.Presiden AS Donald Trump pada Rabu mengumumkan rencana penerapan tarif sebesar 25 persen terhadap semua kendaraan yang tidak diproduksi di AS mulai 2 April mendatang.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Rencana penghematan energi Prancis akan telan biaya 800 juta euro
Indonesia
•
07 Oct 2022

Provinsi Guizhou di China targetkan ekonomi digital tembus 1 triliun yuan pada 2024
Indonesia
•
25 Jan 2024

MarketWatch: Inflasi pangan tetap tinggi di AS dan Eropa
Indonesia
•
06 Aug 2022

Pembebasan pajak pembelian NEV China meningkat dua kali lipat pada 2022
Indonesia
•
14 Jan 2023
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
