
Korban tewas akibat serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023 tembus 50.000 jiwa

Warga Palestina yang terpaksa mengungsi dari daerah Al-Shayma di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, terlihat di sebuah jalan di Gaza City pada 22 Maret 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Penduduk Gaza bergantung pada impor untuk bertahan hidup, dengan semakin banyak anak-anak yang menghadapi kelaparan dan penyakit seiring bantuan masih terhambat.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza telah menembus angka 50.000 orang, demikian disampaikan otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza dalam sebuah pernyataan pada Ahad (23/3).Dalam 24 jam terakhir, 41 jenazah dan 61 korban luka dibawa ke berbagai rumah sakit di seluruh Gaza, menambah jumlah korban tewas menjadi 50.021 orang, dengan 113.274 korban cedera sejak pertempuran meletus pada awal Oktober 2023, menurut pernyataan itu.Sejak gelombang baru serangan udara Israel dimulai pada 18 Maret, sedikitnya 673 orang tewas dan 1.233 lainnya terluka, kata otoritas kesehatan.
Anak-anak pengungsi Palestina terlihat di antara tenda-tenda sementara di samping tumpukan sampah di Gaza City pada 21 Maret 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Warga Palestina menunggu untuk mendapatkan makanan gratis dari pusat distribusi makanan di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, pada 22 Maret 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Warga Palestina yang terpaksa mengungsi dari daerah Al-Shayma di Beit Lahia, Jalur Gaza utara, terlihat di sebuah jalan di Gaza City pada 22 Maret 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Tak dapat izin dari Israel, para ibu di Gaza tak bisa dampingi anak mereka ke luar negeri untuk berobat
Indonesia
•
07 Jan 2025

Feature – Rumah tahan gempa lindungi para penggembala di Xinjiang saat gempa mengguncang
Indonesia
•
26 Jan 2024

Sekjen PBB serukan cakupan sistem peringatan dini universal untuk bencana iklim
Indonesia
•
14 Oct 2022

COVID-19 - Lebih 100 pasien di Saudi diobati dengan plasma darah
Indonesia
•
04 Jul 2020


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
