
Feature – Sampah menumpuk di Rafah, Gaza, akibat layanan kota terhenti di tengah konflik

Timbunan sampah terlihat di sebuah kamp sementara di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 17 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Peningkatan suhu akan memperparah bau timbunan sampah, membuat kota padat penduduk itu, yang menampung lebih dari 1,5 juta pengungsi, semakin tidak layak huni.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Setiap hari, Emad Adul Rahman (45), seorang ayah empat anak di Rafah, Gaza selatan, harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer hanya untuk membuang sampah di rumahnya.Sejak pecahnya konflik antara Israel dan Hamas pada Oktober lalu, layanan publik di kota paling selatan di wilayah kantong Palestina itu pun terhenti."Selama berbulan-bulan kami tidak mendapatkan layanan apa pun ... sampah dan limbah menumpuk di sebagian besar area kami," tutur Rahman.Datangnya musim panas semakin memperburuk masalah ini, karena peningkatan suhu akan memperparah bau timbunan sampah, membuat kota padat penduduk itu, yang menampung lebih dari 1,5 juta pengungsi, semakin tidak layak huni.
Air limbah terlihat di sebuah kamp sementara di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 17 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Air limbah terlihat di sebuah kamp sementara di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 17 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Air limbah terlihat di sebuah kamp sementara di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah, pada 17 April 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Boeing donasikan 500.000 dolar AS untuk pemulihan gempa di Turkiye
Indonesia
•
10 Feb 2023

Jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza tembus 40.000, perundingan gencatan senjata belum temukan titik temu
Indonesia
•
19 Aug 2024

Hampir 20.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel di Gaza dan Tepi Barat
Indonesia
•
20 Dec 2023

Terminal haji Jeddah sambut jamaah umroh asing pada 1 November
Indonesia
•
23 Oct 2020


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
