
Peningkatan tarif Trump picu kekhawatiran global

Sejumlah pelanggan berbelanja di toko Target di Rosemead, Los Angeles County, California, Amerika Serikat, pada 4 Maret 2025. (Xinhua/Zeng Hui)
Peningkatan tarif perdagangan Trump telah memicu kekhawatiran global karena akan menghantam pertumbuhan dunia dan meningkatkan inflasi.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Strategi tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang mencakup tarif 25 persen untuk baja dan aluminium dari semua negara serta tarif resiprokal global yang dimulai pada 2 April mendatang, telah memicu kekhawatiran luas mengenai dampak ekonominya baik secara domestik maupun global.Sebuah jajak pendapat yang diterbitkan oleh The Guardian pada Senin (17/3) menunjukkan 72 persen warga AS khawatir dengan tarif tersebut, meningkat dari 61 persen pada Januari.Ketidakpastian ekonomi tercermin di seluruh lini politik, dengan 90 persen pendukung Demokrat dan 57 persen pendukung Republik menyatakan kekhawatiran mereka. Banyak yang takut akan dampak negatif jangka panjang, dengan 66 persen warga AS meyakini ekonomi AS akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih dari kebijakan tarif Trump, menurut survei tersebut."Semakin banyak kekhawatiran bahwa tarif dapat memiliki dampak jangka panjang terhadap ekonomi yang tidak dapat diprediksi, terlepas dari apakah mereka segera dibatalkan atau tidak," kata John Gerzema, CEO Harris Poll.Ekonom Kimberly Clausing mengatakan dalam wawancara terbaru dengan The New York Times bahwa tarif tinggi dapat mengurangi impor, merugikan produksi AS, dan mengorbankan lapangan pekerjaan, menyebut langkah-langkah tersebut sebagai "titik awal yang baik" untuk tujuan "melemahkan posisi Amerika di dunia."
Tanda 'Shop Canadian' terlihat di sebuah supermarket di Vancouver, British Columbia, Kanada, pada 4 Maret 2025. (Xinhua/Liang Sen)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

BI catat utang luar negeri Indonesia turun jadi 406,3 miliar dolar AS per Mei
Indonesia
•
15 Jul 2022

Beige Book The Fed: Belanja konsumen AS terus turun
Indonesia
•
28 Nov 2025

Fokus China: Dinamika pasar dan inovasi dorong pertumbuhan pesat industri tenaga bayu
Indonesia
•
02 Dec 2023

Perusahaan minyak MOL: Situasi bahan bakar di Hongaria "kritis"
Indonesia
•
07 Dec 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
