
Wawancara: Mantan ketua DPR RI sebut China mampu bantu tingkatkan tata kelola global

Foto yang diabadikan pada 9 November 2022 ini menunjukkan kereta cepat rel listrik (electric multiple unit/EMU) saat menjalani hot-running test di seksi uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Jiao Hongtao)
China telah menjadi faktor penting dalam peningkatan tata kelola global dan dapat membantu negara-negara berkembang memiliki suara yang lebih kuat di panggung internasional.
Jakarta (Xinhua) – China mampu terus memainkan peran penting dalam mendorong koordinasi kebijakan mengenai berbagai isu peningkatan tata kelola global pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok 20 (G20) di Bali, kata Marzuki Alie, mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI).Dalam sebuah wawancara dengan Xinhua, dia mengatakan China telah menjadi faktor penting dalam meningkatkan tata kelola global dan dapat membantu negara-negara berkembang memiliki suara yang lebih kuat di panggung internasional.Dia mengatakan bahwa konsep visioner membangun komunitas manusia dengan masa depan bersama yang diusulkan oleh Presiden China Xi Jinping menunjukkan bahwa China bersedia bekerja sama dengan negara-negara lain untuk menciptakan dunia yang damai dan aman dengan keterbukaan dan inklusivitas.Dia mengingat pidato yang disampaikan oleh Xi di DPR RI pada 3 Oktober 2013, di mana pemimpin China itu mengusulkan Jalur Sutra Maritim Abad ke-21 untuk pertama kalinya. Selaku ketua DPR RI saat itu, Marzuki menemani Xi masuk ke aula parlemen dan mendengarkan pidatonya."Presiden Xi menyebut Zheng He (Cheng Ho), pelaut China terkenal dari Dinasti Ming, yang melakukan tujuh pelayaran ke Laut Barat dan singgah di kepulauan Indonesia dalam setiap pelayarannya, meninggalkan kisah indah tentang pertukaran bersahabat antara masyarakat China dan Indonesia," kata Marzuki.Presiden Xi juga menguraikan visinya untuk lebih mempromosikan pengembangan hubungan antara China dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), menyatakan kesediaan China untuk bekerja sama dengan Indonesia dan negara-negara lainnya di kawasan itu untuk membangun komunitas China-ASEAN yang lebih dekat dengan masa depan bersama, katanya.
Sejumlah pekerja melakukan pemeriksaan listrik di sebuah seksi uji coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Bandung, Provinsi Jawa Barat, pada 5 November 2022. (Xinhua/Li Peiyang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

ASEAN-RRT sepakati panduan untuk percepat negosiasi kode etik di LTS
Indonesia
•
13 Jul 2023

Indonesia butuh 6.500 triliun rupiah bangun infrastruktur hingga 2024
Indonesia
•
08 Jul 2022

Indonesia terima keketuaan MIKTA dari Turkiye
Indonesia
•
02 Mar 2023

Indonesia sumbang 500 bibit pohon filao untuk penghijauan Madagaskar
Indonesia
•
21 Dec 2020


Berita Terbaru

Indonesia jajaki kerja sama AI pertanian dengan Guangxi, China
Indonesia
•
17 Mar 2026

Kedubes Iran kecam AS, Israel atas serangan yang tewaskan 175 siswi tak berdosa
Indonesia
•
15 Mar 2026

Ramadan 1447H – Ketua Al-Bahjah Bogor: Perkuat aqidah, AI tantangan serius generasi muda Islam
Indonesia
•
14 Mar 2026

Presiden Prabowo serahkan lahan 90 ribu hektare di Sumatra untuk konservasi gajah
Indonesia
•
13 Mar 2026
