
Presiden Palestina setujui pemerintahan baru pimpinan Mohammad Mustafa

Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kiri) menyerahkan mandat kepada Mohammad Mustafa di Kota Ramallah, Tepi Barat, pada 14 Maret 2024. Abbas pada Kamis (14/3) menugaskan Mustafa untuk membentuk pemerintahan ke-19, lapor kantor berita resmi Palestina, WAFA. (Xinhua/Kantor Presiden Palestina)
Penunjukan Mohammad Mustafa dilakukan setelah pemerintah Palestina pimpinan mantan perdana menteri Mohammad Shtayyeh mengundurkan diri karena keadaan yang menantang di tengah perkembangan di Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem, serta tekanan yang makin besar terhadap Abbas untuk mereformasi Otoritas Palestina dan memprakarsai pembentukan kerangka kerja politik yang mampu mengatur masa depan negara Palestina setelah konflik Gaza.
Ramallah, Palestina (Xinhua) – Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada Kamis (28/3) menyetujui pemerintah baru yang dipimpin oleh perdana menteri yang ditunjuk, Mohammad Mustafa, lapor kantor berita resmi WAFA.Pemerintah baru tersebut akan memprioritaskan isu-isu kemanusiaan, yang mencakup rencana komprehensif untuk bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina di Jalur Gaza dan rekonstruksi daerah kantong tersebut, ungkap laporan.Pemerintah tersebut juga akan memfokuskan perhatian pada upaya untuk menstabilkan situasi keuangan serta mengurangi dampak ekonomi di Gaza dan Tepi Barat, imbuh laporan itu.
Orang-orang mengamati kawah bekas ledakan rudal pascaserangan udara Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza selatan, pada 27 Maret 2024. Jumlah warga Palestina yang tewas di Jalur Gaza bertambah menjadi 32.552 orang, kata Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas dalam sebuah pernyataan pers pada Kamis (28/3). Tentara Israel menewaskan 62 orang Palestina dan melukai 91 lainnya selama 24 jam terakhir, imbuh kementerian tersebut. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

AS cabut sanksi terhadap penjabat presiden Venezuela
Indonesia
•
02 Apr 2026

Dewan IMF pertimbangkan pendanaan 1,4 miliar dolar untuk Ukraina
Indonesia
•
10 Mar 2022

Penduduk Saudi berusia 70 tahun dapat menunaikan umroh
Indonesia
•
18 Mar 2021

Inggris luncurkan kampanye dukungan militer 50 hari untuk Ukraina
Indonesia
•
23 Jul 2025


Berita Terbaru

AS intensifkan pengumpulan intelijen militer di lepas pantai Kuba
Indonesia
•
11 May 2026

Iran tolak proposal gencatan senjata AS, Trump sebut langkah itu "tidak dapat diterima"
Indonesia
•
11 May 2026

Para pemimpin ASEAN rilis pernyataan bersama soal krisis Timur Tengah di KTT ASEAN 2026
Indonesia
•
10 May 2026

AS-Iran kembali bentrok, AS tak ingin eskalasi
Indonesia
•
08 May 2026
