
Presiden Eurogate sebut perang tarif ancam perdagangan maritim

Presiden Eurogate Michael Blach melakukan wawancara dengan Xinhua di Wilhelmshaven, Jerman, pada 24 Januari 2025. (Xinhua/Shan Weiyi)
Perang tarif akan meningkatkan biaya, mengurangi volume perdagangan, dan menekan rantai pasokan ke luar negeri, yang semuanya dapat melemahkan permintaan untuk perdagangan maritim.
Wilhelmshaven, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Kebijakan proteksionis menempatkan perdagangan global dalam risiko dan membebani industri pelayaran maritim, dikatakan presiden Eurogate Group, perusahaan operator terminal peti kemas Jerman, memperingatkan.Dalam wawancara baru-baru ini dengan Xinhua, Presiden Eurogate Michael Blach mengatakan bahwa ketegangan geopolitik yang meningkat dan kebijakan perdagangan yang tidak dapat diprediksi memperparah tekanan yang sudah berlangsung lama pada sektor pelayaran maritim, termasuk transisi menuju energi yang lebih bersih dan peraturan lingkungan yang lebih ketat."Tidak diragukan lagi bahwa kecenderungan proteksionisme semakin meningkat," kata Blach, yang menyuarakan keprihatinannya atas ancaman tarif AS. Dia menambahkan bahwa langkah-langkah seperti itu merupakan "cara yang salah," serta menekankan pentingnya kolaborasi dan komitmen yang kuat terhadap perdagangan bebas.
Foto yang diabadikan pada 24 Januari 2025 ini menunjukkan kontainer di kapal kontainer KAWA Ningbo dari rute China-Europe Express di Wilhelmshaven, Jerman. (Xinhua/Shan Weiyi)
Foto yang diabadikan pada 24 Januari 2025 ini menunjukkan kapal kontainer KAWA Ningbo dari rute China-Europe Express di Wilhelmshaven, Jerman. (Xinhua/Shan Weiyi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Penggunaan bahasa minoritas dalam ‘livestreaming’ dorong pertumbuhan produk China di Asia Tenggara
Indonesia
•
29 Oct 2024

Thailand-China perluas kerja sama perdagangan via dan FTA mini
Indonesia
•
24 Feb 2023

Forum keuangan di Hong Kong soroti kerja sama pertumbuhan ekonomi
Indonesia
•
12 Jan 2023

Harga minyak naik di tengah kekhawatiran sanksi baru UE atas Rusia
Indonesia
•
05 May 2022


Berita Terbaru

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026
