
Thailand-China perluas kerja sama perdagangan via dan FTA mini

Para karyawan mengemas bunga dari Provinsi Yunnan, China barat daya, di pasar bunga Pak Khlong Talat di Bangkok, Thailand, pada 21 Februari 2023.(Xinhua/Wang Teng)
FTA Mini Thailand-Hainan berhasil dengan tercapainya berbagai negosiasi penjualan barang dan sesi pelatihan bersama bagi para operator bisnis dari kedua pihak.
Bangkok, Thailand (Xinhua) – Thailand telah meningkatkan kerja sama konkret bersama China dengan meningkatkan Perjanjian Perdagangan Bebas (Free Trade Agreement/FTA) antara China dan ASEAN, terutama memperluas FTA mini dengan kota-kota dan provinsi di China, demikian disampaikan Wakil Perdana Menteri (PM) Thailand Jurin Laksanawisit.Sang wakil PM melontarkan pernyataan tersebut di Kamar Dagang Thailand-China pada Rabu (22/2)."Kedua negara menikmati kerja sama praktis di bawah sejumlah mekanisme termasuk Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) dan FTA mini antara Thailand dan provinsi-provinsi di China seperti Hainan dan Gansu," ujar Jurin, yang juga menjabat sebagai menteri perdagangan Thailand pada sebuah konferensi pers.Pihak Thailand telah meminta untuk memperluas FTA Mini Thailand-Hainan dengan keberhasilan yang terlihat dalam berbagai negosiasi penjualan barang dan sesi pelatihan bersama bagi para operator bisnis dari Thailand dan Hainan, ujarnya.Ini menghasilkan kenaikan nilai perdagangan bilateral sebesar 91,9 persen pada 2022 menjadi 18,2 miliar baht atau sekitar 527 juta dolar AS, tuturnya."Kami akan memperluas perdagangan dengan lebih banyak tempat (di China) termasuk Shenzhen dan Provinsi Yunnan melalui FTA mini tersebut dalam waktu dekat."Konferensi pers itu juga mengumumkan bahwa Konvensi Pengusaha China Sedunia (World Chinese Entrepreneurs Convention/WCEC) akan dimulai di Bangkok pada 24 Juni.
Foto yang diabadikan pada 18 November 2022 di Queen Sirikit National Convention Center ini memperlihatkan pemandangan pusat kota Bangkok, Thailand. (Xinhua/Guo Lei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kajian Ilmiah – Praktik ‘gharar’ dalam jual beli makin marak, bentuknya beragam
Indonesia
•
28 Nov 2023

Indonesia usulkan kesepakatan perdagangan terbatas dengan AS
Indonesia
•
01 Nov 2020

Survei: Mayoritas konsumen China hargai perlindungan merek dagang
Indonesia
•
22 Aug 2022

Inflasi pangan di Inggris sentuh rekor tertinggi pada April 2023
Indonesia
•
03 May 2023


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
