
Peneliti China kembangkan perangkat implan untuk pemberian obat ‘in vivo’

Ilustrasi. Kapasitor pada robot laboratorium. (Louis Reed on Unsplash)
Perangkat implan lunak dengan pengisian daya nirkabel terintegrasi dan superkapasitor hibrida seng-ion telah dikembangkan agar dapat digunakan untuk pemberian obat in vivo.
Lanzhou, China (Xinhua) – Sekelompok peneliti telah mengembangkan perangkat implan lunak dengan pengisian daya nirkabel terintegrasi dan superkapasitor hibrida seng-ion yang dapat digunakan untuk pemberian obat in vivo, demikian disampaikan oleh Universitas Lanzhou.Penelitian mereka mengusulkan solusi catu daya prospektif untuk perangkat implan lunak, memberikan lebih banyak informasi terkait pemantauan kesehatan dan perawatan medis, kata universitas itu.Perangkat bioelektronik implan yang ada saat ini memberikan harapan dalam berbagai area diagnosis dan perawatan medis. Namun, kemajuan dalam modul dayanya tertinggal di belakang node sensor terintegrasi jaringan dan unit sirkuit, papar Lan Wei, seorang profesor di Fakultas Teknologi dan Ilmu Fisika Universitas Lanzhou.Para peneliti dari Universitas Lanzhou dan Universitas Pennsylvania bekerja sama dalam penelitian ini dan mengembangkan sistem daya implan lunak, yang mengintegrasikan transmisi energi nirkabel dan modul penyimpanan.Unit penyimpanan energi terdiri dari superkapasitor hibrida seng-ion yang dapat mengalami penguraian hayati, serta memiliki kapasitas dan tegangan output yang tinggi.Investigasi sistematis telah dilakukan untuk menjelaskan mekanisme penyimpanan muatan superkapasitor, dan untuk menilai kemampuan penguraian hayati dan biokompatibilitas material, kata Lan.Kemampuan catu dayanya juga berhasil didemonstrasikan untuk pemberian obat secara in vivo yang terkontrol, lanjutnya.Hasil penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal Science Advances.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Chief Development Officer ZTE tekankan pentingnya inovasi dan kerja sama
Indonesia
•
01 Mar 2024

Penelitian: Obat HIV bantu kembalikan memori lansia
Indonesia
•
30 May 2022

Protein yang selama ini lawan kanker ternyata bisa bantu sel kanker bertahan
Indonesia
•
15 Aug 2026

Penelitian ungkap mekanisme penyerapan karbon di padang rumput Dataran Tinggi Qinghai-Tibet
Indonesia
•
19 Jun 2025


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
