
Kanselir Jerman desak UE segera capai kesepakatan dengan China terkait perselisihan tarif EV

Kanselir Jerman Olaf Scholz berbicara dalam sebuah konferensi pers di Berlin, Jerman, pada 24 Juli 2024. (Xinhua/Li Hanlin)
Peraturan emisi Uni Eropa yang lebih ketat bagi produsen mobil akan berlaku mulai 2025, yang mensyaratkan emisi rata-rata 93,6 gram CO2 per kilometer atau lebih rendah. Produsen mobil yang melebihi batas tersebut akan dikenai denda 95 euro per gram per mobil.
Brussel, Belgia (Xinhua/Indonesia Window) – Kanselir Jerman Olaf Scholz pada Kamis (19/12) mendesak Uni Eropa (UE) untuk segera mencapai kesepakatan dengan China terkait perselisihan tarif kendaraan listrik (electric vehicle/EV)."Tidak masuk akal jika ada konflik terkait hal ini. Oleh karena itu, saya mengimbau semua pihak agar mendorong negosiasi ini hingga membuahkan hasil yang baik sekarang juga," ujar Scholz ketika tiba di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Dewan Eropa.China berharap UE akan mengambil langkah konkret sesegera mungkin untuk bersama-sama memajukan konsultasi mengenai rancangan komitmen harga untuk EV China, kata Kementerian Perdagangan China pada Kamis yang sama.China selalu mendukung penyelesaian friksi perdagangan melalui dialog dan konsultasi, serta telah melakukan upaya terbaiknya dalam perundingan komitmen harga, kata He Yongqian, juru bicara kementerian itu.
Foto dokumentasi yang diabadikan pada 6 Juni 2024 ini menunjukkan mobil listrik di sebuah stasiun pengisian daya di dekat gedung Komisi Eropa di Brussel, Belgia. (Xinhua/Zhao Dingzhe)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bisnis di Australia hadapi tekanan akibat kelangkaan bahan bakar
Indonesia
•
26 May 2026

Harga minyak mentah Indonesia turun 1,67 dolar AS pada November
Indonesia
•
10 Dec 2021

Pemerintah bebaskan investor migas pilih skema kontrak kerja sama
Indonesia
•
27 Sep 2020

Indonesia dan Jepang perpanjang perjanjian pertukaran mata uang
Indonesia
•
14 Oct 2021


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
