
Sekjen PBB tekankan peran pemuda dalam dorong aksi iklim dan bentuk masa depan perkotaan

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 25 Juni 2024 ini memperlihatkan area pertanian perkotaan di atap sebuah tempat parkir mobil di Jakarta Timur. Pertanian perkotaan menjadi alternatif bagi penduduk kota untuk melakukan kegiatan perkebunan dan pertanian di Indonesia. (Xinhua/Veri Sanovri)
Perkotaan berada di garis depan dalam krisis iklim. Kota membutuhkan energi dan visi generasi muda untuk memimpin perubahan.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Kamis (31/10) menyoroti peran generasi muda dalam mendorong aksi iklim dan membentuk masa depan perkotaan, serta menyerukan pemberdayaan anak muda guna mempercepat kemajuan pembangunan berkelanjutan global."Kami mengakui peran kaum muda dalam mendorong aksi iklim dan membentuk masa depan perkotaan," kata Guterres dalam pesannya untuk memperingati Hari Kota Sedunia (World Cities Day), yang diperingati setiap tanggal 31 Oktober.Dia menggarisbawahi bahwa dengan lebih dari separuh populasi dunia dan 70 persen emisi gas rumah kaca global, perkotaan berada di garis depan dalam krisis iklim. Kota membutuhkan energi dan visi generasi muda untuk memimpin perubahan."Dari gerakan akar rumput hingga laboratorium inovasi, kaum muda mendorong aksi iklim yang ambisius," tutur Guterres, seraya menambahkan bahwa mereka memperjuangkan integrasi energi terbarukan, pekerjaan ramah lingkungan, transportasi umum yang bersih, dan langkah-langkah adaptasi iklim, berkontribusi dalam membangun kota-kota berkelanjutan yang menjadi tempat setiap orang dapat berkembang.
Foto dari udara yang diabadikan menggunakan drone pada 22 Juni 2024 ini memperlihatkan area pertanian perkotaan di samping kompleks perumahan di Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Pertanian perkotaan menjadi alternatif bagi penduduk kota untuk melakukan kegiatan perkebunan dan pertanian di Indonesia. (Xinhua/Veri Sanovri)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Bisnis bunga hias tetap ‘elok’ di tengah pandemik
Indonesia
•
20 Sep 2020

Ladang minyak Tarim pasok lebih dari 50 miliar meter kubik gas alam ke Xinjiang selatan
Indonesia
•
19 Dec 2022

Feature: Bisnis kecil di New York mulai rasakan dampak tarif AS
Indonesia
•
18 Apr 2025

‘Lifting’ migas capai 1,6 juta barel per hari hingga Juli 2021
Indonesia
•
27 Aug 2021


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
