
Pertanian hidroponik vertikal terbesar di Dubai hasilkan 1 juta kg sayuran per tahun

Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden, Perdana Menteri dan Penguasa Dubai saat berkunjung ke fasilitas pertanian hidroponik vertikal terbesar sedunia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), ECO 1, baru-baru ini. (WAM)
Pertanian hidroponik vertikal di Dubai menumbuhkan lebih dari 1 juta tanaman setiap saat, yang menghasilkan produksi 3.000 kilogram sayur per hari.
Jakarta (Indonesia Window) – Pertanian hidroponik vertikal terbesar sedunia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), ECO 1, yang telah dibuka baru-baru ini diharapkan menghasilkan lebih dari 1.000.000 kilogram sayuran hijau berkualitas tinggi setiap tahun.Fasilitas pertanian modern yang berada di dekat Bandara Internasional Al-Maktoum di Dubai World Central itu membutuhkan 95 persen lebih sedikit air daripada pertanian konvensional.Setiap saat, pertanian hidroponik vertikal itu menumbuhkan lebih dari 1 juta tanaman, yang menghasilkan produksi 3.000 kilogram sayur per hari.Dalam kunjungannya ke fasilitas itu, Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden, Perdana Menteri dan Penguasa Dubai, mengatakan inisiatif unik tersebut mencerminkan komitmen UAE terhadap ketahanan pangan dengan mendorong sistem produksi pangan yang berkelanjutan dan praktik pertanian yang tangguh.UEA telah mempertahankan tingkat keamanan pangan tertinggi dengan salah satu rencana paling komprehensif di dunia untuk mengatasi masalah penting ini, imbuhnya.“UEA akan terus melakukan investasi yang tepat dalam teknologi dan sumber daya manusia untuk membuat produksi dan pasokan pangan lebih melimpah dan berkelanjutan,” tambah Syekh Mohammed.Dikembangkan dalam usaha patungan antara Emirates Flight Catering (EKFC), salah satu operasi katering terbesar di dunia yang melayani lebih dari 100 maskapai penerbangan, dan Crop One, pemimpin industri dalam pertanian vertikal dalam ruangan yang digerakkan oleh teknologi, fasilitas hidroponik senilai 40 juta dolar AS ini berada di area seluas 330.000 kaki persegi (sekitar 30.658 meter persegi).Syekh Mohammed menekankan bahwa Emirates Group telah memberikan kontribusi signifikan untuk mencapai visi UEA menjadi pemimpin dalam membentuk masa depan umat manusia.Pertanian vertikal terbesar di dunia di Dubai adalah perwujudan dari tujuan UEA guna menghasilkan solusi untuk tantangan terbesar dunia dan memajukan inovasi dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan dan sejahtera, katanya.Sayuran berdaun hijau yang ditanam di fasilitas tersebut, yang meliputi selada, arugula, sayuran salad, dan bayam, akan digunakan untuk melayani penumpang di Emirates dan maskapai penerbangan lainnya.Produk pertanian ECO 1 juga dapat dibeli oleh masyarakat di UEA di toko-toko dengan merek Bustanica.Sumber: Al ArabiyaLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tambahan dua korban gempa berhasil diselamatkan oleh tim SAR China-Turkiye
Indonesia
•
11 Feb 2023

WHO serukan lebih banyak sumbangan layanan kesehatan untuk Yaman
Indonesia
•
28 Feb 2023

Argentina umumkan kematian pertama akibat cacar monyet
Indonesia
•
29 Nov 2022

Perpustakaan Tunisia simpan arsip pers poliglot dari abad 19
Indonesia
•
01 Aug 2022


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
