
Pakar ekonomi optimistis tentang pertumbuhan dan kontribusi China

Sejumlah robot melakukan pekerjaan pengelasan di bengkel kerja milik sebuah pabrik manufaktur mobil di Qingdao, Provinsi Shandong, China timur, pada 14 Januari 2023. (Xinhua/Zhang Jingang)
Pertumbuhan rata-rata ekonomi China selama periode 2020-2022 tercatat sebesar 4,5 persen, melampaui rata-rata global yang mencapai 1,8 persen dan lebih tinggi dibandingkan perekonomian-perekonomian besar lainnya.
Beijing, China (Xinhua) – Sejumlah pakar ekonomi dari Dana Moneter Internasional (IMF) optimistis tentang prospek pertumbuhan ekonomi China pada 2023, mengatakan bahwa China akan terus menjadi salah satu negara besar yang mencatatkan pertumbuhan terkuat tahun ini.IMF memperbarui laporan World Economic Outlook dan memproyeksikan bahwa ekonomi China akan tumbuh sebesar 5,2 persen pada 2023, 0,8 poin persentase lebih tinggi dari perkiraan pada Oktober tahun lalu. IMF memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi China akan mencapai 4,5 persen tahun depan.China akan terus menjadi salah satu negara besar yang membukukan pertumbuhan terkuat tahun ini, dan kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi global akan mencapai 30 persen, kata Steven Barnett, Perwakilan Residen Senior (Senior Resident Representative) IMF di China, dalam pidato utama di sebuah seminar tentang situasi ekonomi dunia.Seminar tersebut diselenggarakan bersama oleh Kantor IMF di China dan Institut Ekonomi dan Politik Dunia di bawah Akademi Ilmu Sosial China (Chinese Academy of Social Sciences/CASS).Sebaliknya, IMF memperbarui prospek pertumbuhan global 2023 menjadi 2,9 persen, lebih rendah dari tingkat pertumbuhan 3,4 persen yang tercatat pada 2022.Di tengah kondisi tersebut, kinerja ekonomi China yang luar biasa akan membantu meningkatkan prospek pertumbuhan ekonomi global, menurut pejabat IMF itu.Dengan optimalisasi dan penyesuaian kebijakan pencegahan epidemi China, beberapa indikator seperti transportasi, total penjualan retail barang konsumen, dan indeks manajer pembelian (purchasing managers' index/PMI) manufaktur meningkat, mengindikasikan bahwa optimisme pasar juga meningkat, kata Li Xin, Deputi Perwakilan Residen (Deputy Resident Representative) IMF Di China. Faktor-faktor tersebut telah mendorong IMF untuk menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi China pada 2023.PMI untuk sektor manufaktur China tercatat di angka 50,1 pada Januari, naik dari 47 pada Desember lalu, tunjuk data dari Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS).Huang Yiping, Wakil Dekan Fakultas Pembangunan Nasional di Universitas Peking, mengungkapkan bahwa pembangunan China di masa depan akan lebih mengandalkan pada model pertumbuhan yang digerakkan oleh inovasi.Sangat penting bagi pembangunan ekonomi China untuk mendorong dan membimbing perusahaan swasta, perusahaan yang didanai pihak asing, dan para pelaku pasar lainnya untuk berpartisipasi aktif dalam inovasi, ujar Huang dalam seminar itu.Data menunjukkan bahwa mulai tahun 2020 hingga 2022, ekonomi China mencatatkan rata-rata pertumbuhan tahunan sebesar 4,5 persen, melampaui rata-rata global yang mencapai 1,8 persen dan lebih tinggi dibandingkan perekonomian-perekonomian besar lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pasar China nantikan durian Indonesia
Indonesia
•
28 Jun 2025

Minyak perpanjang penurunan karena kekhawatiran resesi meningkat
Indonesia
•
23 Jun 2022

ICP Juli 2022 turun jadi 106,73 dolar AS per barel saat pasokan minyak dunia naik
Indonesia
•
02 Aug 2022

Tingkat pengangguran Kanada meningkat pada Februari 2024
Indonesia
•
11 Mar 2024


Berita Terbaru

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026

Menteri Energi Inggris sebut penutupan Selat Hormuz rugikan ekonomi global
Indonesia
•
17 Mar 2026
