California jadi negara bagian di AS dengan perusahaan Fortune 500 terbanyak

Orang-orang menjajal produk baru Apple usai peluncurannya di Cupertino, California, Amerika Serikat, pada 12 September 2023. (Xinhua/Wu Xiaoling)
Perusahaan-perusahaan Fortune 500 yang berbasis di California meliputi Apple, yang berada di urutan ketiga dalam daftar, disusul oleh Alphabet yang berada di urutan kedelapan, dan Chevron yang berada di posisi ke-15.
Sacramento, AS, 4 Juni (Xinhua) – California, negara bagian dengan perekonomian terbesar dan jumlah penduduk terbanyak di Amerika Serikat (AS), telah merebut kembali posisi teratas sebagai negara bagian dengan jumlah perusahaan Fortune 500 terbanyak di AS, lapor majalah Fortune.Dengan 57 perusahaan yang berkantor pusat di dalam wilayahnya, California mengungguli Texas dan New York, yang berada di posisi kedua dengan masing-masing 52 perusahaan, menurut laporan yang diterbitkan pada Selasa (4/6) itu.Ini menandai kemenangan signifikan bagi California, yang terakhir kali menduduki posisi teratas pada 2014.Keberhasilan negara bagian berjuluk Golden State itu diraih meskipun mereka kehilangan lima perusahaan dari daftar tahun ini. Namun, kehilangan ini diimbangi dengan masuknya sembilan pendatang baru, termasuk perusahaan pengantaran makanan DoorDash, perusahaan investasi real estat Prologis, produsen produk pembersih Clorox, dan perusahaan perangkat lunak Workday.Menyebut California sebagai “ibu kota teknologi Amerika”, majalah itu mengaitkan kekuatan ekonomi negara bagian tersebut dengan sektor teknologi yang sedang berkembang pesat, khususnya "ledakan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI)," seiring perusahaan-perusahaan teknologi akhirnya memperoleh pendapatan yang signifikan dari investasi mereka di bidang AI.Majalah itu juga menyatakan bahwa Texas, yang ekonominya berada di peringkat kedua di antara seluruh negara bagian AS, telah terbukti menjadi pesaing kuat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan kebijakan ramah bisnis seperti pengawasan regulasi yang longgar dan pajak yang rendah, Texas telah membuat perusahaan-perusahaan seperti Tesla dan raksasa farmasi McKesson memindahkan kantor pusat mereka ke negara bagian itu.Pada saat yang sama, New York, sebagai kota berpenduduk terbanyak di AS sekaligus pusat perusahaan perbankan dan konsultan, juga masih menjadi kompetitor yang tangguh, kata majalah tersebut.Perusahaan-perusahaan Fortune 500 yang berbasis di California meliputi Apple, yang berada di urutan ketiga dalam daftar, disusul oleh Alphabet yang berada di urutan kedelapan, dan Chevron yang berada di posisi ke-15.California merupakan negara bagian dengan perekonomian terbesar kelima di dunia selama tujuh tahun berturut-turut, dengan PDB nominal mencapai hampir 3,9 triliun dolar AS pada 2023 dan tingkat pertumbuhan 6,1 persen sejak tahun sebelumnya, menurut kantor gubernur California mengutip Biro Analisis Ekonomi AS.*1 dolar AS = 16.220 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Jaringan restoran cepat saji Popeyes buka 1.700 cabang di China dalam 10 tahun
Indonesia
•
22 Aug 2023

OPEC tak punya kendali atas guncangan pasar minyak global
Indonesia
•
08 Mar 2022

Industri busana muslim Indonesia masuk peringkat tiga dunia
Indonesia
•
20 Dec 2021

IMF desak kebijakan fiskal tertarget di tengah melambungnya harga pangan dan energi
Indonesia
•
14 Oct 2022
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026
