Pariwisata Selandia Baru tunjukkan pemulihan berkelanjutan

Foto yang diabadikan pada 30 September 2023 ini menunjukkan Danau Wakatipu di Queenstown, Selandia Baru. (Xinhua/Guo Lei)
Pariwisata internasional Selandia Baru terus mengalami rebound dan berangsur kembali ke level prapandemi, dengan wisman menghabiskan dana sebesar 9,9 miliar dolar Selandia Baru di negara Oseania itu.
Wellington, Selandia Baru (Xinhua) – Pariwisata internasional Selandia Baru terus mengalami rebound dan berangsur kembali ke level prapandemi, demikian disampaikan Menteri Pariwisata dan Perhotelan Selandia Baru Matt Doocey pada Rabu (6/3).Hasil dari Survei Wisatawan Mancanegara (wisman) yang diterbitkan pada Selasa (5/3) menunjukkan untuk tahun yang berakhir pada Desember 2023, wisman menghabiskan dana sebesar 9,9 miliar dolar Selandia Baru di Selandia Baru, yang mengindikasikan industri pariwisata terus pulih, ungkap Doocey.Hal ini menempatkan pariwisata internasional sebagai penghasil ekspor terbesar kedua bagi Selandia Baru setelah susu bubuk, mentega, dan keju."Meski perekonomian menghadapi berbagai tantangan yang signifikan, pariwisata akan memainkan peran penting dalam pemulihan kita," ujarnya, seraya menambahkan bahwa pariwisata internasional yang mencatatkan rebound menjadi kabar fantastis bagi masyarakat dan bisnis yang mendapat manfaat langsung dari pengeluaran wisatawan.
Para wisatawan bersenang-senang di Wanaka, Selandia Baru, pada 29 September 2023. (Xinhua/Guo Lei)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Beijing berencana perluas penerbangan ketinggian rendah untuk penyelamatan dan pengiriman
Indonesia
•
11 Oct 2024

Trump naikkan untuk produk Korsel dari 15 jadi 25 persen
Indonesia
•
27 Jan 2026

China tingkatkan jalur transportasi batu bara, tangani 100 juta ton per tahun
Indonesia
•
04 Jan 2023

Mesir dan UEA sepakati perjanjian swap mata uang
Indonesia
•
01 Oct 2023
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026

Megafactory Tesla di Shanghai kirim 2.000 lebih unit baterai megapack pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ekonomi makin tak menentu, permintaan emas dunia pecahkan rekor
Indonesia
•
30 Jan 2026
