
Zuckerberg konfirmasi Meta akan kembali lakukan PHK, kali ini 10.000 pekerja

CEO Facebook Mark Zuckerberg terlihat di layar dalam sidang dengar pendapat Komite Perdagangan, Sains, dan Transportasi Senat Amerika Serikat (AS) di Capitol Hill di Washington DC, AS, pada 28 Oktober 2020. (Xinhua/Pool/Michael Reynolds)
PHK perusahaan teknologi Meta untuk putaran kedua hingga akhir tahun ini akan mencapai 10.000 orang pekerja, mencakup tim perekrutan, teknologi, bisnis, serta internasional.
San Francisco, AS (Xinhua) – Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Meta pada Selasa (14/3) mengatakan bahwa perusahaan itu kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 10.000 orang pekerja dalam PHK besar-besaran putaran kedua."Ini akan sulit dan tidak terhindarkan," kata CEO Meta Mark Zuckerberg, seraya menambahkan bahwa PHK itu akan dilakukan untuk membangun perusahaan yang lebih ramping, lebih teknis, serta meningkatkan kinerja bisnis guna memungkinkan visi jangka panjang.PHK itu akan memengaruhi tim perekrutan, teknologi, bisnis, serta internasional, dan pelaksanaannya dapat memakan waktu hingga akhir tahun, kata Zuckerberg.Induk perusahaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp ini sebelumnya telah mem-PHK sekitar 11.000 pekerja pada November 2022. Dengan total PHK mencapai 21.000 pekerja, perusahaan media sosial yang berbasis di Menlo Park itu sejauh ini membukukan jumlah PHK terbesar di antara perusahaan-perusahaan teknologi, melebihi Amazon yang telah mem-PHK 18.000 pekerja.Dalam laporan pendapatan Meta untuk Februari, Zuckerberg mengatakan kepada para investornya bahwa tema manajemen perusahaan itu untuk 2023 adalah "Tahun Efisiensi".Tenaga kerja Meta pada akhir 2022 naik 20 persen dari tahun sebelumnya dan hampir dua kali lipat dari sebelum pandemik pada 2019. PHK dua putaran ini diperkirakan akan mengurangi jumlah karyawan perusahaan itu menjadi sekitar 65.000 pekerja.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Taiwan pamerkan capaian pemberdayaan perempuan di New York, AS
Indonesia
•
17 Mar 2025

Presiden Korsel nyatakan kondisi darurat nasional demografis
Indonesia
•
21 Jun 2024

Feature – Para penyintas Gaza hadapi jalan panjang untuk pulih dari luka psikologis
Indonesia
•
04 Nov 2025

WHO: Industri tembakau bertanggung jawab atas terjadinya pemanasan global
Indonesia
•
31 May 2022


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
