Aplikasi Alipay tersedia dalam 16 bahasa, termasuk Indonesia, untuk fasilitasi wisatawan asing di China

Sejumlah penumpang asing memasuki bagian pemeriksaan perbatasan di Bandar Udara Internasional Ibu Kota Beijing di Beijing, ibu kota China, pada 10 Juli 2024. (Xinhua/Li Xin)
Platform layanan pembayaran China Alipay baru-baru ini mengumumkan bahwa pihaknya telah menyediakan layanan dalam 16 bahasa, yang diharapkan dapat membantu wisatawan internasional melakukan perjalanan di China dengan lebih lancar.
Guangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Platform layanan pembayaran China Alipay baru-baru ini mengumumkan bahwa pihaknya telah menyediakan layanan dalam 16 bahasa, yang diharapkan dapat membantu wisatawan internasional melakukan perjalanan di China dengan lebih lancar.Layanan pada aplikasi smartphone tersebut kini tersedia dalam bahasa Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Portugis, Arab, Rusia, Turkiye, Melayu, Indonesia, Thailand, Korea, Jepang, dan Vietnam, selain layanan berbahasa Mandarin dan Inggris yang sudah digunakan di aplikasi Alipay.Dengan pembaruan terkini, pengunjung asing di China dapat menggunakan layanan pembayaran di Alipay dalam bahasa pilihan mereka. Layanan lain yang kerap digunakan di aplikasi tersebut, termasuk platform pemesanan hotel, dapat diterjemahkan dengan mudah ke dalam bahasa pilihan mereka menggunakan teknologi penerjemahan Alipay.Bank sentral China, People's Bank of China (PBOC), pada Februari tahun ini mengadakan pertemuan untuk mengoptimalkan layanan pembayaran di negara tersebut. Pihak otoritas pemerintah terkait bekerja sama untuk menyempurnakan sistem layanan pembayaran nasional, sehingga memberikan peningkatan kenyamanan bagi para warga lanjut usia (lansia) dan warga negara asing di China.Pada Juni, sebuah kelompok penelitian di Institut Penelitian Jalur Sutra di Beijing Foreign Studies University merilis laporan tentang pengalaman perjalanan dan pembayaran bagi warga negara asing di China. Kelompok tersebut melakukan survei terhadap lebih dari 700 warga asing yang telah melakukan perjalanan ke China dari 100 lebih negara, dan menemukan bahwa 98 persen responden akan merekomendasikan perjalanan ke China kepada teman-teman mereka, dan 86 persen meyakini pengalaman pembayaran di China menjadi semakin mudah.Pada paruh pertama 2024, belanja di kalangan warga negara asing yang datang ke China menggunakan Alipay melonjak delapan kali lipat secara tahunan (year on year/yoy), serta jumlah perusahaan China yang menggunakan Alipay untuk bisnis yang melibatkan wisatawan internasional mengalami peningkatan sebesar 300 persen (yoy), menurut Alipay.Dengan tren ‘China Travel’ di platform media sosial, pariwisata inbound ke China mengalami lonjakan dan kunjungan tersebut diperkirakan akan mendorong konsumsi.Menurut Biro Statistik Nasional China, rata-rata konsumsi harian wisatawan asing di China menyentuh 3.459 yuan atau sekitar 485 dolar AS pada 2023. Dalam tujuh bulan pertama tahun ini, jumlah orang asing yang mengunjungi China melonjak 129,9 persen (yoy) menjadi 17,25 juta, menurut Administrasi Imigrasi Nasional China.*1 yuan = 2.165 rupiah**1 dolar AS = 15.456 rupiahLaporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Pulihnya sektor pariwisata China dongkrak wisatawan ‘outbound’ ke Indonesia
Indonesia
•
10 Feb 2023

China akan perpanjang bea masuk antidumping untuk stirena impor dari Korsel, AS, dan daerah Taiwan
Indonesia
•
24 Jun 2024

Krisis Gaza yang berkepanjangan ganggu sektor pariwisata Yordania
Indonesia
•
02 Jan 2024

IEA: Krisis energi berpotensi jadi titik balik menuju masa depan lebih bersih dan aman
Indonesia
•
28 Oct 2022
Berita Terbaru

Feature – Tianlala bawa aroma dan manis teh susu dari China ke Indonesia
Indonesia
•
29 Jan 2026

Laba bersih Tesla anjlok 46 persen pada 2025
Indonesia
•
29 Jan 2026

Feature – Kelapa Indonesia lebih mudah masuki pasar China berkat jalur pengiriman dan kebijakan preferensial Hainan
Indonesia
•
28 Jan 2026

Penjualan EV di Indonesia naik 141 persen pada 2025, merek-merek China menonjol
Indonesia
•
27 Jan 2026
