
PLTN Akkuyu beroperasi parsial pada 2025, penuhi ambisi nuklir Turkiye

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 6 Januari 2025 ini menunjukkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyu yang sedang dibangun di Mersin, Turkiye. (Xinhua/Mustafa Kaya)
PLTN Akkuyu siap beroperasi secara parsial pada 2025, dan diharapkan dapat memenuhi 10 persen kebutuhan listrik Turkiye serta mengurangi emisi CO2 sebanyak 18 juta ton per tahun.
Ankara, Turkiye (Xinhua/Indonesia Window) – Ambisi energi nuklir yang telah lama dinantikan oleh Turkiye mulai terwujud saat salah satu investasi energi terbesarnya, pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Akkuyu, siap beroperasi secara parsial pada 2025.PLTN yang terletak di Provinsi Mersin, Turkiye selatan, ini mulai dibangun pada 2018 dan akan memiliki empat reaktor dengan total kapasitas 4.800 megawatt (MW) setelah selesai dibangun. PLTN ini juga diharapkan dapat memenuhi 10 persen kebutuhan listrik Turkiye dan mengurangi emisi CO2 sebanyak 18 juta ton per tahun.Pada akhir Desember 2024, Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Turkiye Alparslan Bayraktar mengatakan kepada awak media bahwa PLTN ini akan memulai produksi listrik di reaktor pertamanya pada 2025 dan seluruh reaktor akan beroperasi secara penuh per 2028.
Foto yang diabadikan pada 12 Juli 2023 ini menunjukkan pemandangan dari udara turbin angin di Provinsi Konya, Turkiye tengah. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Foto yang diabadikan pada 27 Desember 2024 ini menunjukkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyu yang sedang dibangun di Mersin, Turkiye. (Xinhua/Mustafa Kaya)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026




