
Lindungi warga dari ancaman gajah, Botswana luncurkan bus ‘elephant express’

Warga setempat menyambut bus 'elephant express' baru di Desa Seronga, sekitar 1.232 kilometer dari Gaborone, ibu kota Botswana, pada 22 Oktober 2023. (Xinhua/Gaseitsiwe Moruakgomo)
Populasi gajah di Botswana saat ini sekitar 131.909 ekor, mencakup 58 persen dari populasi gajah di Kavango Zambezi Transfrontier Conservation Area, salah satu kawasan konservasi alam dan lanskap terkemuka di dunia, yang melintasi perbatasan internasional lima negara di Afrika bagian selatan, yaitu Botswana, Namibia, Zambia, Angola, dan Zimbabwe.
Gaborone, Botswana (Xinhua) – Botswana pada Ahad (22/10) meluncurkan bus ‘elephant express’ untuk mengangkut warga dan anak-anak usia sekolah di wilayah barat laut negara itu, yang memang terdapat banyak gajah.Presiden Botswana Mokgweetsi Masisi menyatakan dalam upacara serah terima bus itu di Desa Seronga bahwa pemerintah berkomitmen melindungi keselamatan warganya, terutama anak-anak, yang terancam bahaya mengingat pergerakan satwa liar di area tersebut."Peluncuran bus ini merupakan perkembangan yang disambut baik yang menjamin keselamatan para pelajar dan meningkatkan akses terhadap pendidikan, yang krusial bagi pembangunan negara ini," ujar Masisi.Bus itu merupakan yang ketiga di area tersebut, setelah dua unit minibus yang telah beroperasi selama dua tahun terakhir. Sektor swasta memimpin inisiatif tersebut, bermitra dengan pemerintah setempat dan masyarakat sipil. Sang presiden mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada para sponsor bus tersebut, menambahkan bahwa pemerintah tidak dapat melakukannya sendiri.
Foto yang diabadikan pada 14 September 2023 ini menunjukkan patung gajah seukuran asli yang disusun dari kumpulan gading milik gajah-gajah yang mati secara alami di Bandar Udara Internasional Sir Seretse Khama di Gaborone, Botswana. (Xinhua/Li Yahui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Ahli: Masker medis wajib dipakai hingga akhir musim semi
Indonesia
•
13 Feb 2021

FAO tetapkan 24 Sistem Warisan Pertanian Penting Global baru
Indonesia
•
23 May 2023

Peneliti Australia kaji dampak larangan media sosial pertama di dunia untuk remaja
Indonesia
•
14 Oct 2025

LSPR dorong kalangan muda peduli bencana melalui program Kampus Merdeka
Indonesia
•
12 Nov 2021


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
