
Beijing rilis rencana perlindungan Poros Tengah Beijing sebagai warisan dunia

Sejumlah orang mengunjungi Gerbang Yongdingmen yang berlokasi di Beijing, ibu kota China, pada 16 Agustus 2022. (Xinhua/Ju Huanzong)
Poros Tengah Beijing atau Zhongzhouxian pertama dibangun pada masa Dinasti Yuan (1271-1368), membentang sejauh 7,8 kilometer yang dimulai dari Gerbang Yongdingmen di bagian selatan Beijing hingga berakhir di Menara Genderang dan Menara Lonceng di bagian utara kota itu.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah rencana perlindungan untuk Poros Tengah Beijing (The Central Axis of Beijing) dirilis pada akhir pekan lalu menjelang pengajuannya menjadi Situs Warisan Dunia Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO).Rencana tersebut, mulai dari 2022 hingga 2035, untuk pertama kalinya menetapkan zona warisan dan zona penyangga (buffer zone) di kawasan konservasi tersebut.Menurut rencana itu, zona warisan meliputi area seluas sekitar 5,9 kilometer persegi, yang mencakup 15 situs warisan, seperti Kota Terlarang dan Kuil Surga. Sementara itu, zona penyangga mencakup 45,4 kilometer persegi.Seorang pejabat setempat dari kantor pengajuan dan perlindungan warisan budaya mengatakan bahwa rencana tersebut penting bagi pengajuan Beijing agar Poros Tengahnya dapat dicantumkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Pejabat itu juga menambahkan bahwa rencana tersebut menandai langkah baru dalam pekerjaan konservasi.Pertama dibangun pada masa Dinasti Yuan (1271-1368), Poros Tengah Beijing, atau Zhongzhouxian, membentang sejauh 7,8 kilometer yang dimulai dari Gerbang Yongdingmen di bagian selatan Beijing hingga berakhir di Menara Genderang dan Menara Lonceng di bagian utara kota itu. Sebagian besar bangunan kota tua utama Beijing berada di sepanjang poros tersebut.Pemerintah Kota Beijing memulai pekerjaan persiapan untuk pengajuan Poros Tengah Beijing sebagai warisan budaya dunia pada 2011. Poros tersebut dimasukkan ke dalam daftar awal warisan budaya dunia China pada 2012.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Rencana Jepang buang sampah Nuklir ke Laut China Selatan ancam kehidupan dunia
Indonesia
•
25 Feb 2023

Feature – Mengintip keseruan ajang Muse Super Anime Pop Up 2026 bagi pencinta anime di Jakarta
Indonesia
•
11 Apr 2026

Presiden Italia beri penghormatan kepada korban musibah kapal migran
Indonesia
•
03 Mar 2023

137 aktivis konvoi kapal bantuan Gaza tiba di Istanbul setelah ditahan Israel
Indonesia
•
05 Oct 2025


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
