
Fokus Berita – Pelaku bisnis kopi Indonesia bidik pasar yang sedang tumbuh di China

Foto yang diabadikan pada 19 Mei 2024 ini menunjukkan stan merek kopi asal Indonesia di ajang China Kunshan International Fair for Coffee Industry 2024 (COFAIR 2024) yang digelar di Kunshan, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua)
Potensi kopi Indonesia untuk berkembang di pasar China masih sangat besar, terutama karena dikenal dengan keunikan varietasnya, termasuk Kopi Luwak yang memiliki reputasi bagus di kalangan penikmat kopi dunia.
Nanjing, China (Xinhua) – Bagi Tjin Pek Kian, pengekspor kopi Indonesia yang memiliki pengalaman selama 15 tahun di bidang perdagangan kopi, potensi kopi Indonesia untuk berkembang di pasar China masih sangat besar.Tjin baru-baru ini mengunjungi Kota Kunshan, Provinsi Jiangsu, China timur, untuk berpartisipasi dalam China Kunshan International Fair for Coffee Industry 2024 (COFAIR 2024), salah satu pameran terbesar untuk industri kopi di China.Dalam acara tersebut, dia berinteraksi dengan para distributor kopi dari seluruh China serta berhubungan langsung dengan para penggemar kopi dari kalangan muda, dan mendapati fakta bahwa kopi Indonesia semakin populer di kalangan konsumen China.Indonesia merupakan salah satu daerah penghasil kopi utama di dunia, yang dikenal dengan keunikan varietasnya, termasuk Kopi Luwak yang memiliki reputasi bagus di kalangan penikmat kopi dunia.Tjin mulai menggeluti bisnis perdagangan kopi antara Indonesia dan China pada 2009. "Saat itu, banyak konsumen China yang belum terbiasa minum kopi, tetapi saya sangat yakin dengan potensi pasar kopi China yang sangat besar," ujarnya.
Foto yang diabadikan pada 19 Mei 2024 ini menunjukkan stan merek kopi asal Indonesia di ajang China Kunshan International Fair for Coffee Industry 2024 (COFAIR 2024) yang digelar di Kunshan, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua)
Foto yang diabadikan pada 19 Mei 2024 ini menunjukkan biji kopi yang dipajang di stan merek kopi asal Indonesia di ajang China Kunshan International Fair for Coffee Industry 2024 (COFAIR 2024) yang digelar di Kunshan, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

MER-C siapkan tim bedah untuk bantu para korban gempa Turkiye
Indonesia
•
08 Feb 2023

Jetstar Australia terbang perdana ke Bali setelah 2 tahun vakum
Indonesia
•
17 Mar 2022

Presiden di G7: Indonesia butuh 25-30 miliar dolar AS untuk transisi energi
Indonesia
•
27 Jun 2022

Jumlah korban banjir di Sumatra meningkat jadi 916 meninggal, 274 hilang
Indonesia
•
07 Dec 2025


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
