
Potensi tenaga air Sungai Jinsha China capai 121 juta kilowatt

Potensi tenaga air yang dapat dimanfaatkan di Sungai Jinsha, China, mencapai 121 juta kilowatt. (Xinhua)
Potensi tenaga air yang dapat dimanfaatkan di Sungai Jinsha, yang merupakan hulu Sungai Yangtze, sungai terpanjang di China, mencapai 121 juta kilowatt.
Chengdu, China (Indonesia Window) – Pada saat China dengan giat mempromosikan penerapan energi bersih, empat pembangkit listrik tenaga air (PLTA) skala besar yang berada di sepanjang Sungai Jinsha di negara itu menghadirkan berbagai peluang besar bagi pembangunan ramah lingkungan.Sungai Jinsha merupakan hulu Sungai Yangtze, sungai terpanjang di China.Potensi tenaga air yang dapat dimanfaatkan di sungai tersebut mencapai 121 juta kilowatt.Empat PLTA, yaitu Xiangjiaba, Xiluodu, Wudongde, dan Baihetan, semuanya telah dioperasikan.Keempat PLTA tersebut dapat secara efektif mengoptimalkan struktur energi China, membawa berbagai manfaat bagi lingkungan dan ekonomi."Total listrik yang dihasilkan dari PLTA Xiluodu mencapai 532 miliar kilowatt-jam (kWh), menghemat 160 juta ton batu bara standar dan mengurangi 440 juta ton emisi karbon dioksida," kata Asisten Manajer, Ketua Partai, PLTA Xiluodu, Liu Zhihui, baru-baru ini.Sementara itu, Manajer, Ketua Partai, PLTA Xiangjiaba, Duan Kailin, mengatakan bahwa sejak PLTA itu dioperasikan 10 tahun yang lalu, total listrik yang dihasilkan mencapai 303,6 miliar kWh.Dengan kapasitas tersebut, PLTA Xiangjiaba membantu “mengurangi konsumsi batu bara standar hingga lebih dari 91 juta ton serta mengurangi emisi karbon dioksida hingga 250 juta ton. Hal ini memberikan kontribusi positif bagi target 'karbon ganda' negara kita," kata Duan.Menurut Ketua Partai, Departemen Teknik dan Konstruksi PLTA Baihetan, He Wei, pihaknya saat ini berencana membangun basis energi bersih baru di sepanjang Sungai Jinsha.“Basis baru tersebut akan mencakup aplikasi energi bersih yang melibatkan tenaga bayu, tenaga surya, dan pumped-storage guna lebih lanjut meningkatkan kualitas pembangunan ramah lingkungan,” ujarnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Feature – Robot humanoid China mampu pahami perintah dan bekerja mandiri, ini kemampuannya
Indonesia
•
21 Jul 2026

Produksi NEV tahunan China tembus 10 juta unit di tengah upaya pengurangan karbon global
Indonesia
•
16 Nov 2024

BBM naik, biaya harian mobil ‘hybrid’ China bisa kurang dari Rp14 ribu
Indonesia
•
20 Jun 2026


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
