
China gandeng masyarakat internasional untuk lawan proteksionisme dan perundungan saintek

Para pekerja membuat chip untuk diekspor di sebuah perusahaan elektronik di Sihong, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 23 Februari 2022. (Xinhua/Xu Changliang)
Praktik unilateralisme di bidang sains dan teknologi diterapkan oleh pemerintah Amerika Serikat yang mengumumkan sejumlah larangan ekspor baru terhadap industri chip China belum lama ini, membahayakan rantai pasokan semikonduktor negara Asia Timur tersebut.
Beijing, China (Xinhua) – China akan bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk menentang praktik unilateralisme, proteksionisme, dan perundungan di bidang sains dan teknologi (saintek), serta mendorong pemulihan ekonomi dunia yang stabil, kata Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri China Mao Ning pada Jumat (14/10).Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengumumkan sejumlah larangan ekspor baru terhadap industri chip China belum lama ini. Menurut sejumlah laporan, AS sedang berupaya keras mengatasi konsekuensi yang tidak diinginkan dari kebijakan baru itu, yang dapat secara tidak sengaja justru membahayakan rantai pasokan semikonduktor negara tersebut.Menanggapi sejumlah laporan tersebut, Mao menyampaikan dalam konferensi pers harian bahwa China menentang keras konsep keamanan nasional AS yang berlebihan dan penyalahgunaan kebijakan pengendalian ekspor untuk dengan sengaja melumpuhkan perusahaan-perusahaan China.Rantai pasokan dan industri global terbentuk sebagai hasil dari hukum pasar dan pilihan bisnis. Menempatkan batasan secara sewenang-wenang demi tujuan politik menyebabkan ketidakstabilan rantai industri dan pasokan, merugikan pihak lain, dan menjadi bumerang bagi diri sendiri. Itu hanya akan semakin melemahkan ekonomi dunia yang memang sudah rapuh, imbuh Mao.China memainkan peran penting dalam rantai industri dan pasokan global serta menopang keamanannya, kata Mao. Tahun ini, China dan enam negara lainnya, termasuk Indonesia, meluncurkan dan mendukung Inisiatif Kerja Sama Internasional untuk Rantai Pasokan dan Industri yang Tangguh dan Stabil."Kami akan bekerja sama dengan masyarakat internasional untuk menentang praktik unilateralisme, proteksionisme, dan perundungan di bidang saintek, menjunjung tinggi prinsip keterbukaan, keadilan, dan nondiskriminasi, bersama-sama melindungi kestabilan sistem, aturan, dan fondasi ekonomi dunia, serta mendorong pemulihan ekonomi dunia yang stabil," urai sang jubir.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB pantau situasi pascagempa bumi dahsyat di Turkiye
Indonesia
•
07 Feb 2023

Feature – Program WFP hadirkan makanan bergizi bagi siswa-siswa TK di pedesaan China
Indonesia
•
05 Oct 2024

Korban tewas kebakaran kapal feri di Filipina bertambah jadi 28 orang
Indonesia
•
30 Mar 2023

Bagaskara 88 bantu penanggulangan COVID-19
Indonesia
•
22 Apr 2020


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
