
Singapura catat peningkatan jumlah pecandu narkoba muda

Ilustrasi. (Diana Polekhina on Unsplash)
Jumlah pecandu narkoba baru yang ditangkap di Singapura meningkat pada 2024, dengan pengguna usia muda tetap menjadi perhatian utama.
Singapura (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah pecandu narkoba baru yang ditangkap di Singapura meningkat pada 2024, dengan pengguna usia muda tetap menjadi perhatian utama, kata Kementerian Dalam Negeri Singapura dalam sebuah laporan pada Selasa (11/2).Berdasarkan Gambaran Umum Situasi Keselamatan dan Keamanan Tahun 2024, lebih dari separuh pelaku penyalahgunaan narkoba yang baru ditangkap berusia di bawah 30 tahun. Jumlah pelaku yang berusia di bawah 20 tahun meningkat hampir sepertiga dibandingkan yang tercatat pada 2023.Kementerian tersebut memperingatkan bahwa Singapura tetap rentan terhadap perkembangan narkoba global dan regional yang memburuk, karena pasar narkoba terus berkembang. Kementerian tersebut mengatakan bahwa pengedar dan produsen narkoba menyalahgunakan platform media sosial dan aplikasi komunikasi terenkripsi untuk menyebarkan informasi yang salah tentang manfaat narkoba.Menekankan perlunya pendekatan yang melibatkan banyak pihak, kementerian tersebut menggarisbawahi pentingnya edukasi pencegahan narkoba, undang-undang yang ketat, penegakan hukum yang ketat, dan kolaborasi masyarakat dalam memerangi narkoba.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Media Islam berperan dalam perangi COVID-19
Indonesia
•
17 May 2020

Bencana iklim di AS timbulkan kerugian 15 miliar dolar AS pada paruh pertama 2024
Indonesia
•
12 Jul 2024

Arab Saudi nasionalkan pekerja restoran, mall dan pendidikan
Indonesia
•
23 Feb 2021

Siswa AS makin tertinggal dalam hal kemampuan membaca, matematika, dan sains
Indonesia
•
11 Sep 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
