
China terbitkan prangko khusus untuk situs UNESCO Pingyao

Foto dari udara tak bertanggal ini memperlihatkan lanskap kota kuno Pingyao di Provinsi Shanxi, China utara. (Xinhua)
Prangko khusus Pingyao di Provinsi Shanxi, China utara, menampilkan keseluruhan pemandangan dan arsitektur yang mewakili kota kuno itu.
Taiyuan, China (Xinhua) – China menerbitkan satu set prangko khusus yang menampilkan kota kuno Pingyao di Provinsi Shanxi, China utara, untuk memperingati 26 tahun masuknya kota kuno tersebut ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO.Satu set tersebut, yang terdiri tiga prangko dan satu lembar miniatur, menampilkan keseluruhan pemandangan dan arsitektur yang mewakili kota kuno itu.Harga jual untuk satu set tersebut adalah 9 yuan atau sekitar 1,27 dolar AS.Memiliki sejarah lebih dari 2.700 tahun, Pingyao terkenal dengan arsitektur kunonya yang terpelihara dengan baik. Kota kuno itu dinobatkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO pada 1997.Feng Yuquan, seorang pejabat di wilayah Pingyao, tempat kota kuno itu berada, menyatakan harapannya bahwa prangko tersebut akan semakin meningkatkan popularitas kota kuno itu.*1 yuan = 2.172 rupiah**1 dolar AS = 15.524 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – WHO-Wikipedia perluas akses informasi terbaru dan terpercaya
Indonesia
•
22 Oct 2020

Panda raksasa Meng Meng lahirkan sepasang bayi kembar di Kebun Binatang Berlin, Jerman
Indonesia
•
25 Aug 2024

Surat dari Timur Tengah: Hidup dalam Realitas Baru dan Asing di Suriah
Indonesia
•
17 Jan 2025

Bocah 17 tahun jadi pilot termuda yang terbang solo keliling dunia
Indonesia
•
25 Aug 2022


Berita Terbaru

Di New York, Taiwan tunjukkan kepeloporan dalam kesetaraan gender
Indonesia
•
17 Mar 2026

Ramadan 1447H – Kamar Dagang China di Indonesia beri bantuan kepada buruh rentan, via kerja sama dengan Serikat Buruh Muslim Indonesia
Indonesia
•
13 Mar 2026

Feature – Pengobatan tradisional China solusi kesehatan mental di zaman modern
Indonesia
•
14 Mar 2026

Mengintip aksi pendongeng hibur murid SD di Banten
Indonesia
•
11 Mar 2026
