
China sambut Brasil jadi bagian dari peserta pembangunan bersama Sabuk dan Jalur Sutra

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 12 Maret 2024 ini menunjukkan pabrik baterai BYD di Manaus, ibu kota Negara Bagian Amazonas, Brasil. (Xinhua/Wang Tiancong)
Presiden Brasil Lula da Silva menuturkan Brasil berharap dapat menjalin kemitraan strategis baru dengan China yang melibatkan kerja sama di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, serta produksi cip dan perangkat lunak. Sang presiden juga berharap dapat menjadikan hubungan Brasil-China "jauh lebih kuat" dan lebih makmur.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China dan Brasil merupakan mitra strategis komprehensif antar satu sama lain. China menyambut baik Brasil untuk menjadi bagian dari negara-negara peserta pembangunan bersama Sabuk dan Jalur Sutra sesegera mungkin, ungkap seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China pada Kamis (25/7).Dilaporkan bahwa dalam sebuah sesi wawancara, Presiden Brasil Lula da Silva menuturkan Brasil berharap dapat menjalin kemitraan strategis baru dengan China yang melibatkan kerja sama di bidang ilmu pengetahuan, teknologi, serta produksi cip dan perangkat lunak. Sang presiden juga berharap dapat menjadikan hubungan Brasil-China "jauh lebih kuat" dan lebih makmur.Lula menyampaikan bahwa China merupakan mitra yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi serta pengembangan ilmiah dan teknologi Brasil. Selain itu, China adalah mitra yang selalu diandalkan oleh Brasil, dan Brasil berharap dapat menjalin kerja sama dengan China dalam upaya memerangi kelaparan.Dia juga mengatakan bahwa China ingin membahas Sabuk dan Jalur Sutra, dan dirinya siap membicarakan hal itu dengan China. "Saya ingin mengetahui ..." ujarnya, "di mana kami dapat terlibat dan posisi apa yang akan kami lakoni ... kami ingin menjadi pemain utama."Menanggapi pertanyaan terkait, Juru Bicara Kemenlu China Mao Ning mengatakan dalam sebuah konferensi pers harian bahwa China telah mengamati laporan-laporan yang relevan. China dan Brasil merupakan dua negara berkembang utama, emerging economies yang penting, dan mitra strategis komprehensif antar satu sama lain."China menaruh perhatian besar terkait hubungannya dengan Brasil dan hubungan itu senantiasa menjadi prioritas dalam diplomasi China," imbuh Mao.China siap memanfaatkan momen peringatan 50 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara kedua negara sebagai peluang untuk mengupayakan sinergi yang lebih besar antara Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra dan strategi-strategi pembangunan Brasil seperti Industri Baru Brasil (New Industry Brazil) dan mewujudkan kerja sama praktis tingkat tinggi dan berkualitas tinggi antara kedua negara di segala bidang, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih baik lagi bagi kedua masyarakat dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan kemakmuran dunia, urai Mao."Brasil merupakan negara yang sukses dalam bidang sepak bola. China menyambut baik Brasil untuk menjadi bagian dari negara-negara peserta pembangunan bersama Sabuk dan Jalur Sutra sesegera mungkin dan menantikan Brasil 'mencetak gol' luar biasa dalam kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra," imbuh Mao.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Survei ungkap tingkat kepercayaan rakyat China kepada pemerintah puncaki daftar global
Indonesia
•
30 Mar 2023

Kepala militer Israel sebut pihaknya akan tingkatkan persiapan untuk operasi darat di Lebanon
Indonesia
•
29 Sep 2024

Sebanyak 100.000 jamaah tunaikan umroh setiap hari
Indonesia
•
01 Oct 2021

Jepang mulai buang air laut ke terowongan pelepasan limbah nuklir Fukushima
Indonesia
•
07 Jun 2023


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
