
Presiden Meksiko pertanyakan peran AS dalam penangkapan bos kartel El Mayo Zambada

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' ini menunjukkan sebuah truk trailer (kiri, bawah) mengangkut kendaraan di jalan raya di Nogales, Sonora, Meksiko, pada 2 April 2025. (Xinhua/Li Mengxin)
Mexico City, Meksiko (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Selasa (21/7) kembali mempertanyakan peran Amerika Serikat (AS) dalam penangkapan gembong narkoba Ismael "El Mayo" Zambada pada 2024, yang diterbangkan keluar dari Meksiko dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup di New York pada Senin (20/7).
Pemerintah AS mengatakan pihaknya tidak berpartisipasi dalam operasi penangkapan Zambada, yang merupakan salah satu pendiri Kartel Sinaloa, di wilayah Meksiko.
"Mengapa mereka memamerkan pesawat, di sebuah pameran, seolah-olah itu adalah bagian dari operasi mereka, sementara versi resminya (menyebutkan) mereka tidak berpartisipasi? Ini sebuah kontradiksi," ujar Sheinbaum dalam sebuah konferensi pers harian, merujuk pada pesawat yang digunakan untuk mengangkut Zambada ke AS pada Juli.
Dia menuturkan Washington tidak memberikan informasi yang memadai untuk mengklarifikasi penangkapan tersebut, yang m
Sheinbaum menyampaikan Meksiko bekerja sama dengan AS untuk menghentikan pasokan narkoba memasuki wilayah AS, sekaligus meminta Washington agar mencegah masuknya senjata ke Meksiko.
Zambada menyatakan dirinya diculik oleh Joaquin Guzman Lopez, putra gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman, dan dibawa ke AS di luar kehendaknya, versi yang berbeda dengan pernyataan pihak berwenang AS.
Sheinbaum juga menuturkan bahwa dirinya telah meminta Kejaksaan Agung Meksiko untuk mengkaji apakah Meksiko dapat mengeklaim sebagian aset Zambada yang sedang diupayakan untuk disita oleh AS.
Reformasi konstitusi yang bertujuan untuk memperkuat kedaulatan Meksiko dan melindungi negara tersebut dari campur tangan asing mulai berlaku pada 2025, setelah diusulkan oleh Sheinbaum pada Februari di tahun yang sama.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Takut berperang, Israel ‘bayar’ lebih dari 50.000 tentara asing selama genosida di Gaza
Indonesia
•
14 Feb 2026

G20 butuh solidaritas dan kerja sama lebih kuat untuk atasi krisis global
Indonesia
•
14 Nov 2022

Suriah dan Iran teken MOU kerja sama dalam kunjungan presiden Raisi
Indonesia
•
05 May 2023

Sisi menang pilpres Mesir setelah kantongi 89,6 persen suara
Indonesia
•
19 Dec 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
